
KETAPANGNEWS.COM, Kendawangan – Adanya batas waktu atau deadline satu minggu untuk pembongkaran lapak pedagang kaki lima disepanjang jalan antara Sei Tengar dan Sei Gantang yang diinstruksikan oleh Sat Pol PP Kabupaten Ketapang dengan merujuk pada Perda nomor 2 tahun 2004 tentang Ketertiban umum banyak menuai pro-kontra.
Disatu sisi aturan memang melarang membangun warung atau dagangan disepanjang sisi kiri kanan badan jalan karena masih masuk Daerah Milik Jalan (DMJ) juga dinilai lingkungan jadi kumuh serta berpotensi terjadinya kecelakaan lalulintas.
Namun disisi lain masyarakat sekitar perusahaan WHW mau ikut kebagian rezeki dengan berdirinya perusahaan PT.WHW disekitar lingkungan mereka karena pada intinya Perusahaan sendiri dibangun agar multy player efeck bisa dirasakan masyarakat sekitar.
H.M.Zain salah satu Tokoh Masyarakat Desa Mekar Utama berharap pihak perusahaan PT.WHW mempunyai kepedulian sosial terhadap masyarakat dilingkungan perusahaannya.
“Mereka warga yang mempunyai usaha dagangan dipinggir jalan itu bukan cari kaya tapi hanya sebatas untuk menghidupi keluarganya,” katanya Sabtu (11/3).
Ia mengatakan, kalaupun ada program penggusuran demi dalih penataan lahan hijau namun hendaknya harus memberikan solusi yang baik bagi mereka para pedagang.
“Kasihan mereka sudah tidak dapat kerja di perusahaan WHW. Eh, mau usaha dagang sudah diancam mau digusur,”ungkapnya.
Untuk itu Ia berharap pihak perusahaan harus menyediakan lahan untuk relokasi pedagang kaki lima dan berikan santunan bagi mereka para pedagang untuk membongkar lapak dagangannya, karena membangun warung juga memerlukan dana yang tidak sedikit.
Hal senada disampaikan Ayong salah satu tokoh pemuda Sei Tengar menceritakan bahwa pihak manajemen perusahaan PT.WHW pernah menjanjikan akan merelokasi para pedagang ke samping pagar batas perusahaan dengan lahan masyarakat.
“Kalau jadi adanya penggusuran dan pihak perusahaan siap memfasilitasi semua, hal itu diketahui saat pendataan para pedagang kaki lima oleh pihak perusahaan beberapa waktu lalu dan kami tunggu janjinya,” tegasnya.( Fendi)