100 Triliun Untuk Kredit Usaha Rakyat

Pedagang Pasar Sukabangun Dapat Bantuan KUR

kur
Anggota Komisi XI DPR RI, Michael Jeno usai menyerahkan bantuan KUR ke Pedagan Sukabangun Jumat (10/3).

KETAPANGNEWS.COM – Anggota Komisi XI DPR RI, Michael Jeno melakukan kunjangan kerja ke Ketapang . Satu di antara kegiatannya mengunjungi pedagang di Pasar Desa Sukabangun Kecamatan Delta Pawan, Jumat (10/3).

Saat di Pasar Sukabangun ini ia juga menyerahkan secara simbolis kredit usaha rakyat (KUR) dari bank kepada pedagang. KUR ini disalurkan melalui perbankkan, ada BNI, BRI, Bank Kalbar.

Michael Jeno mengatakan, masyarakat sangat diuntungkan jika mendapatkan KUR ini. Lantaran Pemerintah ada membantu memberikan subsidi terhadap bunga pinjamannya. Tujuannya bunga pada KUR yang sampai kepada peminjam menjadi kecil.Sebenarnya bunga KUR itu 13 hingga 14 persen. Tapi sisanya hanya 9 persen karena sudah disubsidi oleh Pemerintah.

“Artinya sisa bunga tiga hingga empat persen dibayar Pemerintah untuk membantu masyarakat,” tuturya.

Ia menegaskan hal itu karena Pemerintah ingin memberikan sumber modal usaha pada pengusaha kecil. Sesuai semangat Presiden ingin membangun ekonomi kerakyatan.

“ Jadi ini sudah dilakukan bukan hanya janji,” tegasnya.

Diharapkannya penerima KUR agar tidak macet melakukan pembayaran. Tujuannya agar dana yang dibayarkan itu bisa disalurkan kepada masyarakat lain. Sehingg semakin banyak masyarakat yang mendapatkan manfaat KUR untuk berusaha.

“Jadi KUR bukan bantuan sosial sehingga uang yang dipinjamkan harus dikembalikan. Kemudian uang tersebut harus terus bergulir untuk membantu masyarakat lainya,” ungkapnya.

Ia menambahkan, anggaran Negara untuk KUR yang disalurkan ke seluruh Indonesia pada 2017 sekitar Rp 100 triliun. Sedangkan anggaran KUR di BRI khusus untuk di Ketapang pada 2016 sebesar Rp 69 miliar dan pada 2017 sebesar Rp 79 milar.

“Pada 2016 anggaran KUR di BRI tersalur semua. Pada 2017 anggarannya masih cukup banyak. Jadi kalau ada yang mau mengembangkan usahanya manfaatkan KUR ini,” ucapnya.

Salah satu Pedagang ikan Pasar Desa Sukabangun, Sarkawi (42) menerima pinjaman kredit usaha rakyat (KUR) Rp 25 juta dari BRI Ketapang. Pinjaman itu diserahkan Anggota Komisi XI DPR RI, Michael Jeno secara simbolis di Pasar Sukabangun.

Sarkawi mengaku sudah cukup lama bahkan sudah tiga kali mendapatkan pinjaman KUR. Pertama ia mendapatkan pinjaman KUR sebesar Rp 5 juta. Kemudian kedua mendapatkan pinjaman KUR lagi sebesar Rp 15 juta dan selesai dibayarnya pada 2016 lalu. Kemudian  mengajukan lagi pinjaman yang ketiga mendapatkan Rp 25 juta ini.

“Pinjaman ini untuk saya mengembangkan usaha penjualan ikan,” ungkapnya.

Menurutnya pinjaman KUR ini bermanfaat menambah modal usahanya. Sehingga ia bisa lebih banyak mendapatkan stok ikan untuk dijual kembali. Lantaran kadang kepada agen untuk mendapatkan ikan harus bayar dahulu.Jadi pinjaman ini sangat membantu mengembangkan usaha perdagangan ikanya .

“Saya bisa mendapatkan stok ikan lebih banyak untuk dijual. Kemudian saya belikan kulkas untuk menyimpan ikan,” tuturnya. (dra)

Leave a Reply

Your email address will not be published.