
KETAPANGNEWS.COM– Guna memperlancar kegiatan Desa di tahun 2017, Pemerintah Daerah (Pemda) Ketapang melalui Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa menggelar Sosialisasi pagu Dana Desa (DD) Senin (20/3) disalah satu Hotel di Ketapang. Turut hadir seluruh kepala Desa dari Dua Kecamatan, diantaranya Jelai Hulu dan Tumbang Titi.
Sebelumnya, sosialsasi juga pernah dilakukan di zona yang sudah ditentukan dengan melibatkan seluruh kepala Desa se – Kabupaten Ketapang. Sosialisasi diselenggarakan dengan melibatkan perangkat – perangkat Desa.
Kepala Bidang Pemerintah Desa, Doni Andriawan saat diwawancara mengatakan, kegiatan dilaksanakan melihat apa yang sudah menjadi Visi Visi Bupati dan Wakil Bupati yang kelima yakni Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa.
Untuk itu, selaku bidang PMdes, pihaknya melakukan sosialisasi sebagai wujud percepatan dalam melakukan pencairan tahapan. Kemudian meminimalisir tahapan sebelumnya banyak yang belum mencairkan.
“Jadi SPj juga kami tekankan disini, makanya saya hari ini lebih banyak streshing kepada mereka. Alhamdulillah mereka sangat respon menanggapinya,” kata Doni Andriawan usai acara, Senin (20/3).
Dijelaskan Doni, kegiatan yang dilaksanakan adalah agenda rutin tahunan. Diakuinya, untuk tahun ini agak berbeda lantaran sudah dibentuk zona – zona.
“Sehingga apa yang menjadi kendala dapat diakomodir,” jelasnya.
Ia berharap, dengan dilaksanakan kegiatan ini, mereka (Kades – red) tidak lagi terhambat berkaitan dengan penyelenggaraan DD. Selanjutnya, ia juga meminta agar tahun ini untuk pengelolaan DD dan ADD menyentuh masyarakat.
Sementara Kades Limpang Kecamatan Jelai Hulu, Yohanes R menilai, kegiatan Sosialisasi yang digelar sangat positif. Terlebih dalam sosialisasi Kades dan perangkatnya diberikan arahan dalam penyaluran DD.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat sekali. Karena dalam menyusun anggaran tidak ragu lagi lantaran adanya petunjuk. Sehingga pos anggaran benar – benar tepat sasaran,” timpalnya.
Ditambahhkannya, Selaku Kepala Desa Limpang yang jauh dari Kota, dirinya komitmen akan menggunakan DD untuk kepentingan masyrakat. Seperti misalnya air bersih.
“Intinya ADD dan DD akan digunakan untuk kepentingan umum,” ungkapnya.(absa)