Terkait OTT, Ini Penjelasan Tim Seleksi Tenaga Kontrak

"Karena penerimaan ini tidak dipungut biaya, dengan adanya kasus ini, kami sangat mengapresiasi tim saber pungli,” ucap Drs Heronimus Tanam MM salah satu tim seleksi.

asisten 3
Asisten III Setda Ketapang Drs Heronimus Tanam MM saat diwawancara wartawan belum lama ini.

KETAPANGNEWS.COM – Asisten III Setda Ketapang Drs Heronimus Tanam MM salah satu tim seleksi penerimaan tenaga kontrak non PNS, meminta Tim Saber Pungli mengusut tuntas terkait adanya lima orang yang diamankan Tim Saber Pungli di salah satu hotel Ketapang mengenai dugaan penerimaan tenaga kontrak non PNS di Ketapang. Ia menegaskan ke lima orang tersebut tak ada kaitanya dengan Tim Seleksi Tenaga Kontrak.

Ia menegaskan, dari awal Tim seleksi sudah menyampaikan imbauan baik di media maupun pengumuman, agar para pelamar jangan terpengaruh oleh oknum tak bertanggung jawab atau spekulan yang berjanji bisa meluluskan untuk menjadi tenaga kontrak, apalagi dengan meminta imbalan.

“Kami bekerja sesuai intruksi pak Bupati, agar hal-hal seperti itu tidak ada dalam proses seleksi penerimaan tenaga kontrak,” tegasnya saat dikonfirmasi, Senin (20/3) sore.

Tanam menjelaskan, tim seleksi sendiri bekerja sesuai aturan dan bersama menjaga agar tidak ada hal-hal seperti ini. Namun jika ada oknum-oknum diluar tim seleksi yang mencari kesempatan dalam hal ini, pihaknya tidak bisa mengawasi.

Mantan Kadis PU Ketapang ini kembali menegaskan, untuk mengantisipasi hal-hal tersebut pihaknya dari awal sudah memberikan imbauan serta statmen sejak awal di beberapa media massa, agar para pelamar tidak mempercayai oknum atau spekulan .

“Karena penerimaan ini tidak dipungut biaya, dengan adanya kasus ini, kami sangat mengapresiasi tim saber pungli,” ucapnya.

Dirinya meminta tim saber pungli mengusut tuntas kasus ini, karena tidak menutup kemungkinan bukan hanya 5 orang itu, namun mungkin saja ada jaringannya.

“Jika di usut sampai tuntas, agar jelas siapa saja terlibat dan para pelakunya bisa mendapatkan sanksi,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, pihaknya sangat memerlukan data-data siapa saja yang melakukan penyuapan serta nama-nama peserta tes yang ikut terlibat dalam hal ini.

“Saya sudah sarankan dengan ketua tim, kalau memang pelaku yang menyuap ada berstatus tenaga kontrak yang sudah lolos saya rasa tim harus mencoret namanya. Ini sebagai efek jera kepada oknum-oknum tak bertanggung jawab yang memanfaatkan kesempatan,” tegasnya.(dra)

One Response to "Terkait OTT, Ini Penjelasan Tim Seleksi Tenaga Kontrak"

  1. slamet Riyadi   21 March, 2017 at 5:24 pm

    Semoga pelaku suap dan penerima suap tenaga kontrak dapat dipublikasikan sebagai efek jera untuk yang lain

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published.