
KETAPANGNEWS.COM, Kendawangan -Naas nasib Raswin (47) pedagang gorden keliling asal Brebes Jawa Tengah harus dibawa ke Mapolsek Kendawangan Jum’at (24/3) oleh warga Desa Keramat Jaya lantaran disangka penculik anak yang sekarang jadi momok menakutkan bagi para orangtua.
Beruntung Kades Keramat Jaya Asruni berhasil mengamankan Raswain dan dibawa ke Mapolsek guna menghindari aksi massa yang berlebihan.
Menurut salah satu warga yang enggan disebut namanya kejadian berawal saat pedagang gorden keliling itu menanyakan sekolahan SD 06 dan SMPN 03 untuk menawarkan dagangannya, sementara warga mulai curiga kenapa gorden ditawarkan kepada sekolah bukanya ke warga, sedangkan gorden bukanlah untuk keperluan anak sekolah.
“Sehingga banyak orang tua murid menduga orang tersebut punya niat jahat, maklum sekarang banyak isu penculikan anak,” ungkapnya.
Sementara saat diperiksa di Mapolsek Kendawangan Raswin si pedagang horden keliling membenarkan, bahwa dagangannya akan ditawarkan di dua sekolah tersebut, karena menurutnya biasanya pihak sekolahan membutuhkan gorden, taplak meja untuk keperluan kantor.
“Karena ini hari Jumat memang jadwal untuk menawarkan dagangannya di sekolah- sekolah, saya datang ke Kendawangan hari Rabu lalu dan menginap bersama kawan sesama pedagang keliling yang sudah lama berjualan di Kendawangan,” ucapnya.
Terkait SMS berbahasa Sunda yang mencurigakan banyak warga itu, sebetulnya SMS peringatan dari temanya untuknya agar tetap berhati- hati, bukan mencari anak.
“Maklum kawan saya itu punya pengalaman yang kurang baik waktu berdagang di daerah pedalaman,” pungkasnya. (Fendi) .