
KETAPANGNEWS.COM – Terkait dibakarnya mobil Ketua Fornt Perjuangan Rakyat Ketapang (FPRK), Isa Anshari di parkiran rumahnya, Selasa (4/4) sekitar pukul 18.00WIB. Istri Isa, Nur Aini mengaku sudah terbiasa mendapatkan teror.
“Sejak dahulu keluarga saya sudah sering mendapat terror. Bahkan masalahnya berbeda-beda,” kata Nur Aini saat diwawancra awak media, Rabu (5/4).
Diakui Nur Aini, karena dirinya mendukung pergerakan suaminya untuk masyarakat, maka dirinya tetap mendukung. Terhadap rasa takut ia mengaku ada. Namun semuanya diserahkan kepada sang pencipta yakni Allah SWT.
Ia menceritakan, dahulu ketika melahirkan anak pertama juga mendapat teror. Kemudian anak kedua dengan teror lain, bahkan anak ketiga juga demikian. Satu diantara contoh ia mendapat teror yaitu sejak suaminya memperjuangkan hak-hak eks petani PT BIG.
“Jadi sejak anak pertama, kedua dan ketiga ada saja masalahnya. Tapi hal itu saya anggap sudah biasa. Itulah resiko dibalik perjuangan,” timpalnya.
Terhadap pembakaran mobil suaminya, ia sepenuhnya menyerahkan kasus tersebut kepada penegak hukum.
“Semoga polisi secepatnya menangkap dan menindak tegas para pelaku,” pintanya.(absa)