Isa Apresiasi Kinerja Polres Ketapang

IMG-20170405-WA0001
TKP Parkiran mobil isa Anshari yang dibakar kemaren.

KETAPANGNEWS.COM– Ketua Front Perjuangan Rakyat Ketapang (FPRK) Isa Anshari mengapresiasi kinerja Polres Ketapang yang telah menangkap satu dari dua orang pelaku yang telah membakar mobil miliknya.

“Saya ucapkan terimakasih atas kerja keras Polres Ketapang yang telah menangkap salah satu pelaku pembakar mobil saya, saya minta Polres untuk segera menangkap pelaku lainnya,” ucap Isa Jumat (7/4) kepada wartawan.

Ia menuturkan, usai mendapat informasi adanya pelaku utama pembakar mobilnya diamankan di Polres Ketapang, dirinya langsung mendatangi Polres dan melihat langsung pelaku yang diketahuinya merupakan mantan pegawai tenaga kontrak di Satpol PP.

“Saya minta Polres bekerja serius dan maksimal dalam hal ini, karena berdasarkan keterangan saksi pelaku bukan hanya satu orang melainkan dua orang pelaku, pelaku utama yang melempar bola api ke mobil saya sudah diamankan tinggal satu pelaku lain yang menunggu diatas motor, saya minta itu segera ditangkap,” tegasnya.

Iapun meminta Polres Ketapang untuk tidak takut akan intervensi dari pihak manapun dalam mengungkap kasus ini. Iapun meminta Polres mengungkap siapa saja pelaku dan apakah ada  pihak yang menyuruh pelaku.

“Karena saya tidak kenal sama pelaku, tidak pernah merasa ada masalah sama pelaku, tidak ada hubungan apapun sama pelaku, makanya kami curigai kalau ada orang-orang yang terlibat dibalik ini, dan itu harus diungkap tuntas,” tegasnya.

“Namun yang jelas kejadian ini kami anggap sudah menciderai rasa demokrasi dan kebebasan berpendapat dimuka umum, ini adalah teror bagi kami,” tutur Isa.

Terkait, pengakuan pelaku yang mengatakan motif melakukan pembakaran karena membenci dirinya terutama akibat akun facebook dirinya, Isa menegaskan kalau dirinya sama sekali tidak mengenal pelaku dan meminta pelaku menunjukkan postingan di akun facebooknya yang mana yang tidak disukai pelaku dan membuat pelaku ingin membakar mobilnya.

“Saya tahu pelaku salah satu peserta yang tidak lulus dalam seleksi tenaga kontrak, harusnya pelaku mendukung pergerakan kami yang memperjuangkan mereka, bukan malah memusuhi kami dan sampai membakar mobil kami. Kami tegaskan kami akan lawan siapa saja yang melakukan teror kepada kami,” pungkasnya.(dra)

Leave a Reply

Your email address will not be published.