
KETAPANGNEWS.COM-Wakil Bupati Ketapang , Drs Suprapto S didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ketapang Drs H.Jahilin M.Pd meninjau pelaksanaan Ujian Nasional Tingkat SMP di Kabupaten Ketapang.
Beberapa Sekolah yang sedang melaksanakan ujian nasional ditinjau Bupati Ketapang diantaranya SMP St Agustinus, SMP Pangudi Luhur ST Albertus, SMPN 01 Ketapang dan SMPN 03 Ketapang. Selain meninjau pelaksanaan ujian yang sedang berlangsung, Wakil Bupati Ketapang juga menyempatkan melihat kondisi sekolah serta dialog dengan pengelola sekolah.
Sedangkan di SMPN 03 Ketapang. Wakil Bupati Ketapang juga melakukan dialog dengan pihgak sekolah. Baik menyangkut pelaksanaan ujian nasional maupun memberikan motivasi kepada pihak sekolah dalam memaknai semangat Ki Hadjar Dewantara.
Pelaksanaan Ujian nasional tingkat SMP yang berlangsung di Kabupaten Ketapang pada tahun 2017 masih belum berbasis komputer. Pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer untuk tingkat Kabupaten Ketapang, diupayakan akan dilakukan pada tahun depan 2018. Pelaksanaan Ujian akhir nasional di Kabupaten Ketapang berlangsung aman.
Terkait pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) belum
dilakukan pada tahun ini karena diakui masih banyak kendala. Salah satunya adalah listrik yang belum merata di Kabupaten Ketapang, termasuk di sekolah-sekolah. Selain itu, sambungan internet juga belum merata.
“Misalnya kalai listrik mendadak padam, maka computer tidak bisa menyala, siswa yang sedang mengerjakan sosal bisa tidak konsentrasi dalam mengisi soal ujian, karena itu, untuk tahun depan
mulai saat ini sudah kita siapkan agar ujian bisa dilakukan dengan komputerisasi,” ujar Wakil Bupati Kedtapang.
Disinggung dengan kesiapan di wilayah pedalaman dalam melaksanakan UNBK, Wakil Bupati Ketapang menuturkan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ketapang yang mengetahui perkembangannya secara persis.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ketapang menjelaskan walaupun UNBK akan mulai diterapkan di Kabupaten Ketapang, akan tetapi tidak seluruh sekolah yang melaksanakan ujian akan dilakukan dengan berbasis computer. Pada wilayah pedalaman yang belum terjangkau dengan listrik dan terbatas dengan kendala tower komunikasi, maka ujian nasional belum diterapkan UNBK.
“Tetapi yang sarana computer, listrik dan dukungan signal dari tower komunikasi sudah lengkap, kita dorong untuk dilakukan ujian berbasis computer,” jelas Kepala Dinas Pendidikan Ketapang.(Adv/dra).