
KETAPANGNEWS.COM – Puluhan buruh di Kabupaten Ketapang mendatangi gedung DPRD Ketapang, guna melakukan audiensi menuntut hak-hak buruh dalam rangka memperingati hari buruh sedunia atau may day, Selasa (2/5) kemarin.
Ketua Serikat Buruh Tingkat Perusahaan Kabupaten Ketapang, Lubuk Simanjuntak mengatakan, kedatangan buruh ke DPRD untuk melakukan audiensi dengan pihak terkait memperingati hari buruh sedunia. Karena di Ketapang masih banyak-banyak kasus-kasus buruh yang belum terselesaikan sampai saat ini.
“Banyaknya kasus-kasus yang belum selesai, karena Pemerintah Daerah (Pemda) khususnya instansi terkait Disnakertrans lamban dan seolah melakukan pembiaran terhadap kasus-kasus yang ada,” ungkap Lubuk.
Ia mencontohkan, kasus PT BIG yang sudah berjalan beberapa tahun tapi sampai sekarang belum ada penyelesaiannya, kasus PHK oleh PT Arrtu kepada karyawannya yang juga belum ada penyelesaiannya dan beberapa kasus lainnya.
“Artinya disini seolah ada pembiaran oleh pihak terkait misalkan Disnakertrans sebagai mediator,” nilainya.
Untuk itu, kedatangan dirinya beserta perwakilan buruh lainnya secara damai guna meminta komitmen pemerintah untuk menyelesaikan persoalan -persoalan yang ada khususnya mengenai 32 tuntutan pihaknya terhadap pemerintah yang disampaikan melalui audiensi di gedung DPRD.
“Jadi kita minta komitmen pemerintah dalam menyelesaikan persoalan-persoalan buruh yang ada serta memenuhi tuntutan kami mengenai hak-hak buruh, ” ujarnya.
Ia mengungkapkan, para buruh tidak mau lagi ada alasan dinas terkait mengatakan mereka cuma satu orang, cuma dua orang sehingga persoalan terbengkalai.
“makanya kami juga meminta dalam tuntutan Pemda menambah tenaga mediator dan pengawas karena kasus persoalan ketenagakerjaan banyak dan belum selesai,” harapnya.
Ia menegaskan, jika tuntutan pihaknya tidak ditanggapi, akan melakukan aksi dengan massa yang jauh lebih ramai agar Pemerintah membuka mata dan peduli dengan nasib para buruh.
“Harapan apa yang kami sampaikan dapat diselesaikan, kalau tidak maka tidak akan kompromi lagi, kami akan turun dengan massa yang lebih ramai sekitar seribuan orang,” tegasnya.(dra).