
KETAPANGNEWS.COM.SUKADANA –Gubernur Kalbar Drs Cornelis MH yang tiba di Bandara Rahadi Oesman, Rabu (17/5) petang tidak langsung menuju ke Sukadana Kayong Utara dalam rangka menghadiri pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke XIV dan HKG ke 45.
Gubernur Kalbar melakukan sejumlah petemuan di Kota Ketapang pada Rabu malam. Kemudian, Kamis (18/5) pagi didampingi Bupati Ketapang, Martin
Rantan SH menuju ke Sukadana, Kabupaten Kayong Utara.
Tiba di Pantai Pulau Datok, Sukadana, kedatangan Gubernur Kalbar dan Bupati Ketapang disambut Bupati Kayong Utara Hildi Hamid, dan para kepala daerah se-Kalbar. Dengan datangnya Gubernur Kalbar dan Bupati Ketapang, acara puncak Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke XIV, Hari Kesatuan Gerak (HKG) ke- 45, Hari Krida Pertanian (HKP) ke-45, Hari Pangan Sedunia (HPS) ke 37, Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-24 dan Pencanangan PKK- KB-KES langsung dimulai.
Acara diawali tari jepin, dilanjutkan dengan laporan panitia pelaksana. Selanjutnya laporan ketua TP PKK Kabupaten Kayong Utara, dilanjutkan dengan sambutan Bupati Kayong Utara dan sambutan Ketua TP PKK Kalbar, Ny. Frederika cornelis.terakhir, adalah pengarahan Gubernur Kalbar sekaligus membuka kegiatan.
“Bulan bhakti gotong royong mudah-mudahan tercapai dan berjalan dengan baik,” kata Gubernur Kalbar.
Mantan Bupati Landak ini menyebutkan, mars program PKK dijalankan dengan baik dalam mensejahterakan keluarga, maka ia Indonesia ini tidak ada gonjang ganjing.akan tetapi, saat ini masyarakat kita dirusak dengan hal yang tidak penting untuk diurus.
Sekiranya, Program PKK benar- benar dijalankan, Gubernur Kalbar menyebutkan sudah lengkap.Mulai dari ideologi sampai ke lingkungan, nilai gotong royong,masalah sandang pangan, sehat, berprestasi sudah lengkap. Apalagi, mengurus PKK sudah dilakukan berpuluh-puluh tahun.
“Tapi kita sekarang kita dihadapkan gonjang ganjing, ribut tak karuan bikin kabar bohong dan sebagainya, Oleh karena itu saya mohon dengan hormat kita semua menjalankan tugas dan tanggungjawab kita dengan penuh tangungjawab dan sebaik-baiknya,baik kita sebagai pejabat, baik kita sebagai rakyat.baik anda sebagai jurnalis baik.elektronik maupun cetak,” tegas Cornelis.
Ia menyebutkan, hampir saja tidak hadir karena ada pertemuan menyangkut kamtibmas. Apalagi pesawat juga mengalami delay terus. Karena itu kesempatan itu juga dimanfaatkanya untuk menjelaskan masalah yang selama ini dianggapnya telah mempelintir pidatonya sehingga muncul aksi kelompok. Padahal saat itu dirinya sedang di Jakata, akhirnya mengambil langkah dan melapor ke polisi.
Dilanjutkanya, selain itu juga telah dilakukan.kesepakatan damai di Polda Kalbar. Intinya kesepakatan tersebut bahwa kita sama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah masing-masing.
“Kita harus pertahankan ideologi Pancasila,” ucapnya.
Masyarakat di Kalbar, kata dia, sudah biasa terdiri dari berbagai suku bangsa, agama. Tetapi jangan sampai pihak luar memprovokasi. Apalagi, memperkeruh dengan memposting di youtube, facebook, twitter, whats app.
“Ini kalau jalan ini program PKK diterapkan benar-benar, tak ada namanya riibut-ribut, kemarin kita sepakat damai,” ujar Gubernur.

Gubernur Kalbar juga meminta jika masyarakat yang menemukan postingan yang dapat merusak kedamaian dan ketertiban masyarakat, maka segera
lapor ke pihak berwajib.
Menurut dia, ada oknum orang tidak mau dan tidak suka melihat kita ini damai. Tak senang melihat kita bisa
berkumpul disini untuk melaksanakan kegiatan demi kemakmuran rakyat.
Disebutkan Gubenur Kalbar bahwa selama ini kita dalam ancaman bahaya narkoba dan lain-lain.Selain itu, ada juga upaya menghancurkan bangsa ini juga dilakukan melalui cyber. Karena itu, melalui PKK, Gubernur mengajak agar keluarga dibina.
“Kalau semua program jalan, kita tidak pusing-pusing lagi,”katanya.
Selain itu ia juga mengajak agar kelestarian lingkungan terus digalakkan. Gubernur Kalbar dengan hormat mengajak program PKK ini diterapkan benar-benar. Begitu juga dalam satu bulan ini adalah bulan bhakti gotong royong, dijalankan sungguh-sungguh. Kalau semua dilaksanakan benar, Cornelis yakin tidak ada anak-anak kita kena narkoba, tidak ada anak-anak masuk jadi ISIS.
Disebutkannya juga kesepakatan Negara ASEAN tentang pencegahan gerakan inteloransi, dan faham radikal. Dan Presiden juga sudah menyatakan pencegahan pada faham inteloransi. Menurutnya, menjadi Gubernur bertugas melayani semua masyarakat. Tentu saja, tidak boleh pilih-pilih suku dan agama. Semua masyarakat dilayani. Pemerintah sudah berupaya membangun secara adil dan merata.
Tak lupa ia juga menginfomasikan, jalan negara sampai Kendawangan. Dari Kendawangan akan tembus ke kalimantan tengah. Rencana tersebut juga sudah disetujui Presiden.
“Kalau harapkan duit kita, tidak cukup.Saya sekaligus juga pamitan, masa jabatan saya berakhir 14 Januari nanti dan mohon maaf jika ada kesalahan selama ini. Jadi BBGRM yang selanjutnya dilaksanakan di Melawi kita tidak ketemu lagi, karena masa jabatan saya sudah berakhir,”ungkapnya.
Selain Gubernur, kesempatan tersebut juga dimanfaatkan Ketua TP PKK Kalbar untuk pamitan. Ny.Frederika Cornelis jabatan Ketua TP PKK Kalbar yang dipercayakan pada dirinya juga akan berakhir pada 14 Januari. 2018. Dalam masa 10 tahun menjadi Ketua TP PKK Kalbar sudah dilaksanakan 9 kali HKG dan berjalan dengan baik.
Ia berharap HKG 2018 di Melawi akan berjalan dengan lebih baik lagi. PKK adalah organisasi sosial, maka dalam melaksanakannya tentu ada perintah-perintah dari ketua,sehingga menimbulkan ketersinggungan perasaan dan kesalahan. Maka, dengan kerendahan dan ketulusan hati, Ketua TP PKK Kalbar memohon kiranya dimaafkan.
Usai Ketua TP PKK Kalbar menyampaikan pamitan dan mohon maaf, kembali Cornelis MH mengatakan ia mohon maaf kepada masyarakat Kalbar. Begitu juga kepada Bupati/Walikota maupun camat yang selalu kena marah Gubernur. Sebagai manusia biasa tentu, ia tak luput dati kesalahan. Dan hal tersebut dilakukannya, semata-mata bertujuan untuk membangun Kalbar. Sebab, menjalankan pemerintahan itu tidak mudah.
Harapannya kedepan, Kalbar akan dipimpin Gubernur pintar, cerdas, punya koneksi.ke pusat, dan berwawasan internasional. Dengan begitu Kalbar akan cepat maju. Begitu juga luas Kalbar satu setengah pulau Jawa. Jika di Pulau Jawa dipimpin enam Gubenur, malah daerah yang luas melebihi Pulau Jawa ini hanya dipimpin satu Gubernur. Dalam membangun daerah, kondisi masa lalu juga berbeda dengan saat ini. Saat ini dunia sudah berubah, dunia sudah masuki era digital.
Gubernur mengingatkan berhati-hatilah dengan digital. Ada hoax dimana-mana. Selain itu ada virus komputer yang juga membahayakan. Ada data yang dicuri termasuk kejadian di salah satu rumah sakit di Jakarta.Semakin mengkhawatirkannya dampak virus di era digital ini, diharapkannya tidak terjadi di tempat kita.
“Saya ingatkan kepada Bapak Bupati dan Walikota serta saudara-saudara sekalian, mulai sekarang data-data hendaknya didoublekan, sehingga kalau komputer data kita dihek atau dicuri, lalu membukanya harus bayar maka kita masih punya data,” tuntasnya.(adv/dra).