
KETAPANGNEWS.COM—Pemberdayaan Kelompok Tani Pedui Api (KTPA) Desa adalah langkah yang sangat efektif dilaksanakan dalam mengantisipasi dan meminimalisir resiko kebakaran hutan dan lahan. Hal inilah yang disadari dengan baik oleh Managemen PT Kayung Agro Lestari (KAL). Sehingga PT KAL menyusun program pemberdayaan KTPA desa di sekitar perusahaan.
Manager External Affairs PT KAL, Nahum Sihotang mengatakan, program ini telah dijalankan pada awal tahun 2015 degan pembentukan KTPA Desa Laman Satong dilanjutkan dengan pembentukan KTPA Desa di Desa Kuala Tolak dan Kuala Satong pada tahun 2017.
Untuk Sosialisasi penanganan karhutla dan pembentukan KTPA kedua desa tersebut dilaksanakan pada tanggal 29 Maret 2017 di Kantor Camat Matan Hilir Utara (MHU) dengan melibatkan Muspika dan Pemda Ketapang.
Menindaklanjuti kegiatan sosialisasi Darkamhutla sebelumnya, maka PT KAL kembali mengundang KTPA dua Desa tersebut yang terdiri dari masing-masing 15 Anggota untuk mengikuti Ttraining KTPA Desa yang dilaksanakan di Gedung Serbaguna PT KAL, Selasa (22/5) kemarin.

“Training kali ini, PT KAL kembali melibatkan Muspika MHU dan Pemda Ketapang serta Manggala Agni yang memberikan materi dasar-dasar pengendalian dan penanganan kebakaran. Kemudian tekhnik pemadaman kebakaran,” kata Sihotang, Rabu (24/5).
Lebih lanjut dijelaskan Sihotang, kegiatan selanjutnya yakni penyerahan Alat Pelindung Diri (APD) bagi setiap anggota. Adapun APD yang diberikan berupa helm, Kacamata anti asap, masker, Baju seragam KTPA dan sepatu boot. Kemudian perkenalan alat-alat pemadaman api di Gudang Damkar PT KAL yang dipimpin langsung oleh regu Damkar KAL.
“Diharapkan dengan adanya perlengkapan ini, tim KTPA desa dapat menjalankan tugasnya dengan baik dan efektif,” pinta dia.
Selanjutnya, setelah perkenalan alat-alat damkar, maka KTPA du Desa melaksanakan latihan pemadaman Karhutla. Dimana pada kesempatan ini setiap anggota dilatih mengenali jenis kebakaran, menyusun strategi dan koordinasi dalam penentuan tugas masing-masing anggota. Sehingga pemadaman dapat dilakukan dengan cepat dan tepat.

Diungkapkan dia, dilaksanakannya kegitan dalam rangka sebagai wujud bahwa management PT KAL sangat peduli dengan lingkungan. Terlebih diakuinya, KAL telah melakukan sosialisasi penanggulangan karhutla bersama Pemda dan muspika MHU.
Kemudian, pihaknya juga telah membentuk tiga KTPA masing-masing dari desa Kuala Tolak, Kuala Satong dan Laman Satong dengan Jumlah masing-masing 15 Orang.
“Kami akan terus membina KTPA yang terbentuk. Sehingga kedepannya kami dapat melakukan pencegahan bersama dan penanggulangan Karhutla di Wilayah desa dan perusahaan.” Tuturnya.
Sementara itu, Danramil Kecamatan MHU, Capten Udjud Fattilouw menilai, kegiatan yang dilaksanakan sangat positif. Terutama memberikan dampak manfaat pada lingkungan sekitar. Tentu hal ini harus dibina secara berkelanjutan.
“Selama saya bertugas di Ketapang, baru kali ini saya melihat langsung ada perusahaan yang peduli dengan lingkungan sekitar dan memiliki Sarpras Damkar terlengkap di Kalimantan Barat. Saya sangat mengapresiasi apa yang telah dilaksanakan PT KAL,” ujar mantan Danramil Kecamatan MHS ini.(adv/absa)
Semoga PT. KAL semakin maju dan bisa menjadi contoh positif untuk yg lainnya