
KETAPANGNEWS.COM-Menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1438 hijriah Panitia Hari Besar Islam (PHBI) kabupaten Ketapang menggelar pawai taaruf yang diikuti ribuan pelajar SD, SMP, SMA Madrasah Pondok Pesantren Se- Kabupaten Ketapang.
Sekda Drs HM Mansyur mewakili Bupati Ketapang melepas peserta pawai taaruf Kamis ,(25/5) di halaman Masjid Agung Al- Ikhlas Ketapang. Yang dihadiri juga Ketua MUI Kabupaten Ketapang Drs Faisal Maqsun Ketua PHBI Drs H. Mat Noor Ketua Yayasan Masjuf Al Ikhlas asisten II Setda Farhan SE para alim ulama dan masyarakat yang ikut menyaksikan pawai ta aruf.
Ketua PHBI ketapang Drs H Mat Noor dalam sambutannya mengatakan bahwa pawai taaruf adalah kegiatan yang rutin setiap tahun dilaksanakan menjelang masuknya bulan ramadhan.
“Tujuan dilaksanakan pawai taaruf selain mengungkap rasa gembira datangnya bulan ramadhan juga untuk meningkatkan persatuan dan kesatuan umat,” kata Mat Noor.
Dalam meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT dalam bulan ramadhan selain menunaikan ibadah puasa juga melaksanakan ibadah ibadah sunah lainnya.
” kita berdoa semoga memasuki bulan ramdhan tahun ini kita diberikan kesehatan keberkahan dari Allah SWT,” kata Mat Noor.
Sementara disampaikan dia penetapan awal puasa masih menunggu pengumuman resmi dari Pemerintah dalam hal ini pengumuman resmi dari Kementerian agama RI tentang penetapan awal ramadhan 1438 Hijriah.
Bupati Martin Rantan dalam sambutannya yang dibacakan Sekda Drs HM Mansyur mengatakan pawai taaruf dilaksanakan untuk menyambut datangnya bulan ramadhan bukan yang penuh berkah rahmad dan ampunan disamping itu untuk meningkatkan syiar agama islam dan silaturahmi. Sehingga kecintaan terhadap hari- hari besar islam tetap dipertahankan guna meningkatjan persatuan dan kesatuan juga sebagai hiburan bagi masyarakat.
Selain itu Bupati menghimbau bagi umat muslim agar melaksanakan ibadah dengan penuh keimanan dan ketaqwaan serta keikhlasan mengharap ridho Allah swt.
“Mari kita jaga lingkungan dari segala bentuk kemaksiatan kemungkaran seperti judi prostitusi narkoba dan tindakan kriminal yang dilarang ajaran agama, ” kata Sekda Mansyur
Kepada umat yang tidak menjalankan ibadah puasa agar tetap menjaga toleransi dengan menghormati umat islam yang sedang menjalankan ibadah puasa.
Setelah dilepas secara resmi ribuan peserta yang masih duduk dibangku sekolah tersebut secara tertib berjalan Mengikuti rute pawai taaruf yang dipandu oleh Satlantas Polres Ketapang bersama panitia, orang tua murid dan tenaga kesehatan Dinkes Ketapang.(Adv/dra).