
KETAPANGNEWS.COM—Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Ketapang, Joko Prastowo mengungkapkan, terdadap persedian sarana transportasi di Ketapang menjelang hari raya Idul Fitri sedang di evaluasi. Baik perusahaan penyedia jasa darat, laut maupun udara. Hal demikian dilakukan lantaran guna mengatasi lonjakan penumpang menjelang lebaran.
“Kita akan melakukan rapat tehknis bersama instansi lain. Diantaranya kepolisian, karena berkaitan dengan lalu lintas tidak terlepas dari peran kepolisian,” kata Joko Prastowo kepada Ketapangnews, Rabu (31/5).
Selain itu, pihaknya akan membuat pos keamanan dan keselamatan khusus menjelang lebaran di beberapa titik yang dinilai rawan menjelang idul fitri.
“Kita akan buat Pos. Seperti di pelabuhan, bandara dan terminal,” timpal Joko.
Menurut joko, di Ketapang sendiri, masyarakat sudah banyak pilihan untuk mudik menjelang lebaran. Seperti adanya transportasi darat yang sudah lancar.
“Dengan kondisi demikian, masyarakat yang akan mudik tentunya sudah banyak pilihan,” tuturnya.
Mengenai transportasi laut yang beberapa pekan tak beroperasi, dikatakan Joko lantaran semua perusahaan tentu tidak mau rugi. Pasalnya, dengan adanya kemudahan dan keringanan biaya, maka akan beralih ke transportasi lain. Seperti jalur udara misalnya.
“Dengan adanya pesawat, dimana biayanya cukup terjangkau. Tidak menutup kemungkinan penumpang akan berasumsi lebih cepat lebih bagus,” ucapnya.
Ditambah lagi ketersediaan penerbangan cukup memadai. Kemudian kelancaran terkhusus jalur darat menuju kota Pontianak lebih menjanjikan keselamatan dan keamanan.
“Meski kapal cepat tidak beroperasi menjelang lebaran, hal tersebut tidak terlalu berpengaruh pada lonjakan penumpang. Alasannya yaitu kelancaran jalur udara dan darat sudah memadai,” timbalnya.(absa).