
KETAPANGNEWS.COM – Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis bensin maupun pertalite sempat mengalami kelangkaan di Ketapang, sejak Selasa (6/6). Kelanggan terjadi lantaran kapal pengangkut BBM kandas akibat faktor cuaca.
Waka Polres Ketapang, Kompol Reza Simanjuntak mengatakan terkait kelangkaan minyak sesuai informasi yang didapat pihaknya lantaran kapal pengangkut BBM untuk di Ketapang kandas akibat faktor cuaca.
“Informasi yang kita dapatkan, kapal pembawa bahan bakar tidak bisa merapat akibat faktor cuaca,” ungkapnya, Rabu (7/6).
Ia melanjutkan, namun Selasa (6/6) malam sekitar pukul 22.00 cuaca berangsur membaik dan kapal pengangkut BBM akhirnya bisa menyandar.
“Jadi sudah kita tanyakan, kata mereka bahan bakar siap di distribusikan untuk masyarakat Ketapang,” jelasnya.
Ia menambahkan, mengenai adanya pedagang eceran yang menjual harga eceran tinggi, maka diimbau untuk tidak mencari keuntungan berlebih dalam hal ini, lantaran tingginya harga eceran BBM tentu memberatkan masyarakat.
“Juallah sesuai HET, jangan sampai memberatkan masyarakat, terlebih menjelang hari raya idul fitri tentu kebutuhan bahan bakar meningkat, jadi kita harap masyarakat tidak dirugikan,” tegasnya.
Ia menegaskan, akan menindak tegas para pelaku yang dengan sengaja melakukan penimbunan bahan bakar minyak demi meraup keuntungan pribadi. Untuk itu diimbau agar tidak ada masyarakat atau pelaku usaha yang melakukan penimbunan bahan bakar yang dapat membuat melonjaknya harga dan merugikan masyarakat banyak.
“Tidak ada yang boleh melakukan penimbunan baik bahan bakar, sembako atau kebutuhan lainnya, jika kedapatan maka akan kita sanksi tegas. Kita juga akan lakukan patroli dan siap menerima informasi masyarakat jika mengetahui ada yang melakukan penimbunan,” ungkapnya.(dra)