Polda Ajak Masyarakat Jaga Objek Vital

20170607_185348-1
Dir Pamovit (Pengamanan Objek Vital), Kombespol Drs Hudit Wahyudi (kiri) didampingi Kapolres Ketapang AKBP Sunario saat diwawancara wartawan di Ketapang.

KETAPANGNEWS.COM – Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Barat (Kalbar) melalui Dir Pamovit (Pengamanan Objek Vital), Kombespol Drs Hudit Wahyudi melakukan kunjungan secara periodik ke Mapolres Ketapang. Kunjungan yang dilaksanakan setahun sekali guna melakukan pembinaan fungsi pengamaman objek vital yang berada di wilayah hukum Mapolres Ketapang.

Dir Pamovit, Drs Hudit Wahyudi mengatakan, selaku pembina fungsi pengamanan objek vital, kedatangan ke Ketapang dalam rangka kunjungan secara periodik setahun sekali untuk memantau keberadaan objek-objek vital yang ada di Kalbar salah satunya di Ketapang.

“Jadi kami wajib mendatangi polres-polres di wilayah Kalbar, agar objek vital yang ada di setiap wilayah bisa terpantau dan sekaligus melihat kegiatan-kegiatan di setiap polres yang sudah berjalan agar sesuai kearah yang tepat,” tegasnya Kamis (8/6).

Ia menjelaskan, tugas pihaknya seiring dengan Pemerintah yang menargetkan agar semua objek vital terjaga, terlebih saat ini objek vital yang ada betul-betul diharapkan dapat menambah pemasukan negara dan menampung tenaga kerja sebanyak mungkin.

“Jadi kedatangan kami juga untuk mengadakan asistensi, sosialisasi mengenai pengamanan objek vital,” tegasnya.

Ia mengatakan, termasuk juga ke perusahaan-perusahaan di laksanakan sifatnya asistensi perbantuan dalam rangka mengaudit sistem manajemen pengamanan terhadap objek vital yang ada. Kabupaten Ketapang sendiri terdapat cukup banyak objek-objek vital diantaranya seperti PLN, Perusahaan Air Minum, PLTU, WHW, BSM dan beberapa objek vital lainnya.

“Jadi objek-objek vital yang ada harus dilakukan pengamanan agar proses mekanisme kerja yang ada tidak terganggu ancaman atau hambatan dari luas,” ujarnya.

Ia mencontohkan, misalkan objek vital seperti PLN harus sama-sama dijaga agar tidak ada yang bermain layangan menggunakan kawat yang dapat menyebabkan konsleting listrik dan berdampak pemadaman, atau terhadap perusahaan air minum dilakukan pengamanan agar tidak ada pihak yang usil dengan sengaja menaruh sesuatu di sumber air yang berdampak negatif bagi para konsumen.

“Peran masyarakat juga penting dalam membantu menjaga pengamanan objek vital, seperti dengan turut menjaga melalui poskamling dimasing-masing objek vital atau paling tidak memberikan informasi kepada petugas jika terjadi gangguan dari luar terhadap obejk vital yang ada,” katanya.

Hudit Wahyudi menuturkan, secara fisik kami wajib menjaga dan memaksimalkan potensi objek vital yang ada, sedangkan masing-masing polres tugasnya melakukan pembinaan agar hal-hal yang tidak diinginkan tidak terjadi.

“Sejauh ini belum ada pelanggaran, namun bukan berarti kedepan tidak ada, lantaran segala kemungkinan itu pasti ada, untuk itu pengawasan melekat dilakukan dalam rangka membantu perusahaan terutama perusahaan pemerintah agar tetap berada dijalurnya.(dra).

Leave a Reply

Your email address will not be published.