
KETAPANGNEWS.COM—Muspika Kecamatan Jelai Hulu, Dewan Adat Dayak (DAD) dan semua pihak perusahaan di Kecamatan tersebut memperbaiki ruas Jalan Jelai Hulu sampai Ke Tumbang Titi. Hal demikian dilaksanakan guna menjalankan hasil kesepakatan bersama dalam menjalankan Program CSR Bidang Infrastruktur. Sebelumya, rapat diselenggarakan Sebin (12/6) kemarin di Kantor Camat Jelai Hulu.
Dalam rapat dihadiri Danramil, Sumbawa, Kasium Polsek, Cahyo Nugroho, Kasi Trantib Kecamatan Sugiamto, Manager PT Bangun Nusa Mandiri Muliyadi, CSR Officer PT Andes sawit Mas/Cargil, Reza), Asisten Umum PT Umekah Sari Pratama Leo Teddy, Ketua DAD Jelai Hulu Yohanes Sudin, Kades Tanggerang Basri dan Kades Pangkalan Pakit Donatus.
Camat Jelai Hulu, Ungai SIP mengharapkan, setiap Investor atau semua Perusahaan di Kecamatan Jelai hulu agar sama-sama peduli terhadap ruas jalan Jelai Hulu – Tumbang Titi yang sudah rusak parah. Hal demikian disampaikannya lantaran karena jalan tersebut adalah akses jalan umum untuk kepentingan masyarakat umum.
“Jika jalan tersebut tidak bisa diperbaki dengan segera, maka akan menghambat dua faktor penting. Diantaranya faktor ekonomi dan transportasi,” kaa Ungai, Kamis (15/6).
Pasalnya, dijelaskan Ungai, dari segi ekonomi akan berdampak pada kenaikan harga sembako. Terutama menjelang Hari raya Idul Iftri. Sementara transportasi dampaknya seperti menghambat kepcepatan pada saat keperluan darurat, misalnya pasien yang memerlukan tindakan Emergency yang harus dirujuk ke Rumah sakit Umum Daerah.

Diakui dia, sebetulnya keinginannya pada bulan Maret program CSR infrastruktur sudah dilaksanakan. Dikarenakan pada bulan tersebut masih musim penghujan, maka kegiatan tidak bisa dilaksanakan. Sehingga pada Juni sekarang baru terealisasi lantaran cuaca mendukung.
Terhadap semua pihak yang terlibat, dirinya mengucapkan terima kasih, terutama pada setiap perusahaan yang ada di Jelai Hulu dan DAD Kecamatan serta para Kades yang terlibat. Kepada Camat Tumbang Titi, dirinya juga mengucapkan terima kasih atas kerjasamanya, terlebih sudah bergerak dalam hal melakukan sosialisasi terhadap penjaga meting sehari sebelum kegiatan dimulai.
Pada pelaksanaan perbaikan jalan dimulai Rabu, (14/6). Dalam pelaksanaan, setiap perusahaan mengerahkan alat beratnya ke Kantor Desa Tanggerang. Sementara stok Kuari/tanah latrid disediakan Desa Pangkalan Pakit dan Desa Mahawa. Dilapangan di Koordinator langsung oleh Kasi Trantib Jelai Hulu.
Salah satu warga, Janson (50) mengatakan, dengan diperbaikinya ruas jalan Jelai Hulu-Tumbang Titi, dirinya selaku masyarakat merasa bersukur atas kerjasama semua pihak. Terlebih nantinya akan mempermudah akses lalu lintas bagi pengguna jalan.
“Kita dari masyarakat sangat bersukur dan mendukung pa yang telah dilaksanakan. Terlebih hal demikian merupakan suatu kebutuhan yang sudah didambakan semua masyarakat,” katanya. (absa).
Pelang kapan pelang?