Bupati Sidak Ke Pasar Rangge Sentap

Ketersedian Cukup, Harga Stabil

Bupati Martin Rantan bersama SKPD terkait mengcek harga dan ketersediaan barang keperluan lebaran di Pasar Rangge Sentap
Bupati Martin Rantan bersama SKPD terkait mengcek harga dan ketersediaan barang keperluan lebaran di Pasar Rangge Sentap.

KETAPANGNEWS.COM-Bupati Ketapang Martin Rantan SH melakukan sidak kepasar Rangge Sentap, Kamis (21/06) bersama SKPD terkait lainnya, dalam rangka memastikan ketersediaaan barang kebutuhan pokok masyarakat dalam mengjelang Hari Raya Idul Fitri 1438 hijriah.

Bupati Martin Rantan yang didampingi Kepala Dinas Perindagkop Tony Jaya SH, Kepala Dina Pertanian dan Peternakan, Ir. Sikat Gudag, Kepala Dinas Perikanan dan kelautan Boy Hasan, S.Sos, Kepala Dinas Kominfo Muslimin S.ip. Kasat Pol PP Edy Junaidi,S.sos. dan Kasat Sabhara Polres Alfan beserta anggotanya.

Dalam sidak tersebut Bupati Martin Rantan melakukan dialog dengan para pedagang yang ada di komplek pasar Rangge Sentap, selain untuk memastikan ketersediaan barang-barang keperluan masyarakat untuk menyambut lebaran, Bupati juga memantau langsung harga-harga barang yan dijual di pasar terbesar di Kabupaten Ketapang tersebut.

Sidak barang- barang keperluan pokok di beberapa pasar induk yang ada di Ketapang, kemudian dilanjutkan oleh Disperindagkop ke pasar rakyat di Sukabangun, kemudian tim bergeser melakukan crosschek barang di hypermart Citty mall Ketapang.

Kadis Perindagkop Tony Jaya Sh mengungkapkan bahwa pihaknya bersama tim gabungan Pemkab Ketapang beberapa waktu lalu juga sudah melakukan sidak kebeberapa pasar induk yang ada di kota Ketapang,

“Sesuai intruksi Bapak Bupati untuk melakukan Sidak, bahwa harga barang stabil bahkan bawang putih dan bawang merah ada penurunan harga karena pasokan datang dari pulau jawa, “ kata Tony Jaya.

Kondisi harga barang menjelang H-5 Lebaran, di sampaikan Dia untuk sementara harga daging sapi Rp. 120 kita berharap pada H-1 harga tetap stabil, demikian juga dengan harga harga barang yang lain.

Tony Jaya menghimbau kepada warga masyarakat yang melakukan pemotongan hewan agar sebelumnya telah memeriksa kesehatan hewan yang akan dikonsumsi oleh masyarakat, seperti terjamin kesehatan dan kehalalan daging yang dijual.

Sementara untuk daging yang diekspor dari luar yang dijual di mall diakui Dia memang harga agak murah tetapi warga Ketapang biasanya lebih menyukai daging segar yang baru dipotong, dan hasil sidak bersama tim polres Ketapang tidak menemukan barang-barang yang kadaluarsa maupun mie isntan yang diragukan kehalalannya bagi umat muslim.

“Warga masyarakat selaku konsumen agar lebih teliti membeli barang dengan memperhatikan kadaluarsa “ imbaunya.(Adv/dra).

Leave a Reply

Your email address will not be published.