
KETAPANGNEWS.COM -Pengumuman hasil seleksi pendaftaran siswa baru tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMK/SMK) Sabtu (8/7) akan diumumkan pihak sekolah. Para orangtua pun mengaku was-was dan khawatir anaknya tidak bisa diterima di sekolah negeri.
“Saya was-was, khawatir anak saya tidak bisa masuk di sekolah negeri. Jika masuk ke sekolah swasta, butuh biaya yang cukup besar. Anak saya maunya di negeri, kalau di swasta tidak mau. Biayanya juga mahal kalau di swasta,” ungkap salah satu orangtua murid, Aliman Kamis (7/7).
Aliman mendaftarkan anaknya di salah satu sekolah negeri di dalam Kota Ketapang. Anaknya harus bersaing dengan ratusan bahkan ribuan siswa lainnya.
“Yang membuat was-was karena nilai ujian anak saya terbilang cukup rendah. NIMnya hanya 18. Sedangkan saingannya yang mendaftar banyak yang di atas 20. Was-was jadinya,” ucapnya.
Aliman mengaku jika anaknya tidak diterima, maka otomatis harus mengenyam pendidikan di sekolah swasta. Karena pendaftaran untuk di sekolah negeri sudah ditutup pada 5 Juli kemarin.
“Susah juga. Karena anak saya maunya sekolah di negeri saja, kalau di swasta dia tidak minat,” tuturnya.
Menurutnya, pada pengumuman sementara pendaftaran di hari kedua kemarin, anaknya masih masuk dalam daftar siswa yang diterima.
“Di hari ketiga saya tidak bisa melihat hasilnya. Karena pihak sekolah tidak menempelkan nama yang lulus. Akan tetapi langsung diumumkan pada tanggal 8 Juli,” katanya.
Ia mengaku memang sengaja tidak mendaftarkan ke sekolah lain. Karena kebetulan sekolah itu tidak terlalu banyak diminati pendaftar. Tapi, pada pada hari kedua pendaftaran kemarin, anaknya sudah berada di posisi 12 paling bawah.
” Jika masih ada 12 siswa yang memiliki NIM di atas 12 dan mendaftar ke sekolah itu, maka anak saya tidak akan lulus,” paparnya.
Namun Ia tetap berharap anaknya diterima di sekolah negeri. Terlebih juga jika sekolah di swasta, harus mengeluarkan biaya yang cukup besar. Kalau di negeri gratis. Kalau swasta harus bayar uang pembangunan dan semacamnya. Jadi, mahal.(dra).