
KETAPANGNEWS.COM – Kementerian Agama (Kemenag) Ketapang menyelenggarakan Rapat Koordinasi Pimpinan Lembaga Pendidikan Islam yang terdiri dari, Pondok Pesantren (Ponpes), Madrasah Diniyah (MD) dan Taman Pendidikan Al Qur’an (TPQ), Kamis (13/7) di Aulanya. Kegiatan dibuka langsung oleh Kasi Pekapontren Kementrian Agama Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar), Drs Farlindungan MSi.
Rakor dilaksanakan guna membahas tentang pemutakhiran data dan ijin operasional Ponpes, MD dan TPQ di lingkungan Kemenag Ketapang. Sekaligus pembentukan Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP), Forum Komunikasi Diniah Takmiliah (FKDT) dan Forum Komunikasi Taman Pendidikan Qur’an (FKTPQ).
Dalam sambutannya, Drs Farlindungan MSi mensosialisasikan
Tentang bantuan-bantuan Pemerintah pada Program Indonesia Pintar (KIP) kepada pesantren yang santrinya sesuai dengan kreteria pedoman KIP.
Dengan demikian, Dia menghimbau, kepada seluruh Pimpinan Ponpes dilingkungan Kabupaten Ketapang agar segera mendata santri-santrinya untuk didaftarkan sebagai penerima KIP. Dimana tahun ini Kemenag melalui Seksi Pontren akan mengadakan pembinan Musabaqah Qira’atul Kutub.
“Kita harapkan semoga seluruh Ponpes dapat mengikut sertakan santrinya tahun ini. Terlebih bahwa Pemda melalui Kesra selalu mengakomodir segala kebutuhan Ponpes. Maka disarankan agar data dan laporan dari Ponpes seharusnya valid dan akurat,” pinta dia
Terhadap akan dibentuknya Forum, diharapkan kesemuanya menjadi wadah terjalinnya hubungan yang harmonis antar pondok pesantren dan pemerintah, khususnya kementrian agama Ketapang. Sehingga ada hubungan yang harmonis antar ulama dan umara.
Sementara, salah satu peserta Rakor, KH Agus Alamuddin Jazuli, mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan Kemenag Ketapang. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan momen yang tepat.
Terlebih masih berada dibulan syawal, tentu sekaligus menjadi ajang Halal Bi Halal untuk mencairkan kebekuan hubungan antar pondok pesantren dan pemerintah. Sehingga dapatlah kiranya menyatukan hati dan pemikiran demi menciptakan peradaban Ketapang menjadi lebih baik.
“Kita bersyukur dapat berkesempatan melakukan perbuatan baik untuk masyarakat dan daerah ini. Semoga kita dapat meningkatkan jalinan komunikasi yang baik antara sesama Ponpes sertadengan Pemerintah,” pungkasnya.(absa)