Bupati Ketapang Beri Bonus Rp 5 Juta

Dandi Juara I OSN Tingkat Provinsi Kalbar

Bupati Martin Rantan SH memberikan bonus Rp 50 juta kepada Dandi Setiawan jura OSN tingkat Provinsi foto bersama di SMP Pangudi luhur St Albertus Ketapang
Bupati Martin Rantan SH memberikan bonus Rp 50 juta kepada Dandi Setiawan juara OSN tingkat Provinsi di SMP Pangudi luhur St Albertus Ketapang.

KETAPANGNEWS.COM – Bupati Ketapang, Martin Rantan SH memberikan bonus uang tunai sebesar Rp 5 juta kepada Dandi Setiayawan, yang berhasil meraih juara I Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Penyerahan bonus tersebut, dilakukan Bupati dihadapan para siswa-siswi para guru, Kepala Dinas Pendidikan, Drs H Jahilin, bertempat dihalaman SMP Pangudi Luhur St Albertus, Ketapang Senin (17/7),

Kepala Dinas Pendidikan Ketapang, Drs Hendrikus Jahilin mengatakan, pada hari ini kita berkumpul mendapat kujungan dari Bapak Bupati dan jajarannya karena prestasi siswa- siswa SMP St Pangudi luhur, atas nama Dandi Setiayawan juara I tingkat regional Kalimantan Barat olimpiade sains matematika di Pontianak.

“Prestasi ini tidak lepas dari kerja keras kita semua para guru untuk itu Bupati memberikan Bonus sesuai dengan janjinya sewaktu melepas siswa-siswi olimpiade sains nasional, “ kata Jahilin.

Selain itu SMP Pangudi luhur ST Albertus juga meraih rangking I hasil ujian nasional se- kabupaten Ketapang dari 139 SMP Dia meminta prestasi ini mohon terus dipertahankan.

Martin Rantan dalam sambutannya mengatakan, prestasi yang didapat Dandi Setiawan ini hal yang sangat luar biasa, karena bisa menang ditingkat provinsi.

“Sewaktu pelepasan OSN ke Tingkat Provinsi saya katakan siapa yang mendapat juara kami akan berikan bonus dan puji Tuhan Dandi yang mendapat juara maka Bupati dan jajaran memenuhi janjinya, “ ucap Bupati seraya disambut riuh tepuk tangan siswa yang hadir.

Martin Rantan sempat menceritakan kisah jaman dulu saat di Tumbang Titi, dimana sekolah sulit. Untuk pergi sekolah Dia harus berjalan kaki sejauh 3 kilometer.

“Ketika SMA saya juga sempat setahun sekolah disini karena dulu SMA Yohanes tahun pertama kedua dan ketiga sempat disini, dan ketika orientasi siswa saya terpilih praja persahabatan tahun 1985,“ kenang Bupati.

Dibanding saat sekarang, dengan kondisi sekolah yang ada kalian ini beruntung bisa bersekolah dengan baik, karena di Ketapang ini ada anak-anak pang yang berkeliaran kerjanya mengisap lem merokok, minuman keras dan narkoba.

“Kalau ingin menjadi orang suskes jauhilah hal-hal yang merugikan kesehatan, karena kalau sudah keracunan narkoba anak- anak tidak bisa bersekolah dengan baik, “ imbau Bupati.

Bupati juga mengharapkan kepada anak- anak sekolah yang baru agar terus mengenal lingkungan dan banyak berteman,

“Kata Presdien Gusdur Seribu orang teman terasa kurang, tetapi kalau musuh satu orang terlalu banyak untuk itu kalian harus berteman dengan sesama jangan bermusuhan,” kata Bupati.

Bupati juga mengingatkan jangan aktif berorganisasi aktif lalu ikut organisasi yang mengajarkan kebencian kepada orang lain atau ikut organisasi dengan paham intoleransi.

Dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi diharapkan kita bisa menyesuaikan dengan kondisi dan perkembangan karena saat ini dunia semakin maju semakin berkembang bahkan belanja saja sudah pakai online, kedepan bisa saja toko warung sepi karena jasa oline yang diperlukan.

Bupati juga mendoakan para siswa dan siswi mudah- mudahan diantara siswa- siswi yang berdiri disini kelak nanti ada yang menjadi pejabat, mudah- mudahsn kami- kami yang sudah pensiun ada yang menggantikan atau ada yang bisa menjadi Bupati di Kabupaten Ketapang ada yang menjadi pejabat yang lebih tinggi lagi seperti Gubernur atau Presiden.

“Dan tidak ada hal yang tidak mungkin, sehingga kalian harus bersungguh meraih perestasi,” pesan Bupati. (adv/dra)

Leave a Reply

Your email address will not be published.