
KETAPANGNEWS.COM, KKU—Tingginya antusias orangtua memasukkan anaknya ke sekolah yang memiliki kwalitas pendidikan diatas rata-rata di Kabupaten Kayong Utara, dianggap tidak tidak berimbang dengan pembangunan fisik sekolah, terutama lokal kelas.
Pasalnya, seiiring dengan masuknya peserta didik baru terutama Sekolah Dasar (SD), disejumlah SD di Kayong Utara banyak tidak berimbang dengan jumlah total peserta didik baru yang mendaftar. Akibatnya, sekolah harus memiliki inisiatif untuk meroling kelas.
Salah seorang wali murid, Lopiansyah menyarankan, sudah selayaknya Pemerintah Daerah (Pemda) Ketapang melakukan perbaikan dan penambahan ruang kelas di SD. Menurutnya, hampir setiap SD di Kecamatan Sukadana, Kayong Utara mengalami over kapasitas yang tak sebanding dengan lokal kelas.

Terpisah, salah satu orangtua murid SD 02 Sukadana, Erlina juga menyarankan, selain lokal kelas yang ditambah, Pemda hendaknya juga menambah jumlah tenaga pendidik. Serta melakukan perbaikan halaman sekolah yang kerap tergenang air saat hujan turun.
“Padahal sudah sering diberitakan, namun hingga saat ini Pemda belum juga melakukan perbaikan. Namun informasi yang saya dengar, berencana akan menambah lokal kelas baru di beberapa sekolah unggulan dan dikerjakan awal 2018 mendatang,” ujarnya, Senin (17/7).
Menyikapi banyaknya masukan para orang tua murid di awal tahun ajaran, disikapi sebagai keluhan sewajarnya dan harus dipertimbangkan oleh Pemda Kayong Utara, dalam hal ini Dinas Pendidikan. Hal demikian disampaikan Plt Kepala Sekolah SDN 02 Sukadana Yusmaniar.
Menurutnya, keluhan tersebut lantaran sebagai upaya dalam peningkatan kwalitas pendidikan, khususnya pada sektor fasilitas dan kurangnya tenaga pendidik.
Yusmaniar menjelaskan, peserta didik tahun ini tak seperti tahun sebelumnya. Dimana saat ini peserta didik baru mengalami peningkatan, terutama pada sekolah yang dianggap favorit. Sehingga menimbulkan tingginya lonjakan dibeberapa sekolah favorit tersebut.
“Memang tahun ini lonjakan siswa baru meningkat dari tahun sebelumnya. Sejak penerimaan siswa baru kemarin, banyak orangtua mendaftarkan anaknya ke sekolah mereka. Namun harus ditolak pihak sekolah. Pasalnya, daya tampung peserta didik sudah melebihi kapasitas ruang kelas,” jelasnya.
Terpisah, Guru SDN 01, Ela Herawati menambahkan, hingga saat ini pihak sekolah masih mengharapkan penambahan ruang kelas dari Pemda. Sebab, diakuinya, ruang kelas sangat kurang akibat tingginya angka pendaftaran peserta didik kemarin.(absa).