Pemprov dan Pemda KKU Sepakat Benahi Sarana Transportasi

IMG-20170727-WA0004
Rakor Dishub Se Kalbar, Rabu (26/7) di Kabupaten Kayong Utara.

KETAPANGNEWS.COM, KKU – Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) seluruh Dishub Se Kalbar, Rabu (26/7) di Kabupaten Kayong Utara. Rokor dibuka langsung oleh Kepala Dishub Kalbar, M H Munsin.

Dalam Rakornis yang dihadiri seluruh perwakilan Dishub tersebut membahas sejumlah evaluasi kinerja Dishub yang meliputi jalur transportasi darat, air, maupun udara.

Selain peningkatan fasilitas pelayanan di sejumlah pelabuhan, terminal dan bandara. Berbagai rambu lalulintas di jalan raya maupun jalur transportasi sungai akan segera di lakukan perbaikan dan penambahan.

Karena dinilai kerap menjadi faktor penyebab kecelakaan di titik-titik rawan, seperti tikungan tajam di jalan raya, serta belokan sungai yang banyak di temui pada jalur transportasi komersil dari kota 0ontianak menuju Sukadana, KKU.

IMG-20170727-WA0005
Sekretaris Daerah (Sekda), Hilaria Yusnani saat diwawancara awak media.

Kepala Dishub Kalbar, M H Munsin menuturkan, Rakor ini di lakukan dalam rangka menyatukan persepsi Dishub se Kalbar. Yakni mensingkronkan program Kementrian Perhubungan dalam membangun sarana transportasi yang lebih mapan di seluruh Indonesia.

“Rakor ini dilakukan sebagai ajang komunikasi seluruh Dishub se Kalbar untuk menyatukan persepsi dalam rangka menunjang nawacita Kemenhub dalam membangun sarana transportasi yang lebih baik,” terang Munsin.

Selanjunya, Rakor ini juga untuk mengevaluasi sejumlah kekurangan yang masih banyak terjadi di lapangan, seperti di KKU sendiri. Diataranya rambu lalu lintas, jalan raya maupun perairan yang kerap menjadi pemicu kecelakaan.

Kemudian pelanggaran-pelanggaran lain yang terkadang masih kerap di lakukan oleh para pemilik kapal maupun pengendara di jalan raya.

“Kita juga melakukan evaluasi kinerja seluruh Dishub Kabupaten yang di nilai belum bekerja secara maksimal. Sehingga banyak fasilitas yang belum terpasang untuk kepentingan pengguna jalur lalu lintas darat maupun air,” timbal dia.

Sementara, Bupati KKU yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda), Hilaria Yusnani sempat memberikan masukan dalam rakor tersebut. Tujuannya guna memaksimalkan perbaikan dan pembangunan sarana transportasi masyarakat, khususnya masyarakat kepulauan di KKU.

Dikatakan Hilaria, Pemda KKU sangat mengapresiai kegiatan Rakor kali ini. Namun demikian, ia meminta kepada Pemprov Kalbar dapat lebih memperhatikan KKU.

“Terutama dalam sarana transportasi yang masih di rasa jauh tertinggal. Terlebih masyarakat kepulauan yang sudah lama membutuhkan sarana transportasi cepat,” kata Hilaria.

Terkait kerapnya musibah kecelakaan yang terjadi pada jalur transportasi sungai komersil tujuan sukadana pontianak, Hilaria mengatakan memang perlu penambahan rambu lalu lintas sungai.

Bahkan Menurutnya, kalau perlu adanya pos pengawasan di lokasi yang jauh dari perkampungan warga. untuk memonitoring setiap kejadian yang terjadi di jalur lintasan sungai. Hal demikian dilakukan guna meminimalisir kecelakaan jalur sungai yang saat ini jauh dari pemukiman warga.

“Kalau masalah kecelakaan speed jalur pontianak sukadana, di jalur lintasan sepanjang sungai memang banyak yang belum terpasang rambu lalu lintas. Dari itu harus segera di lakukan pemasangan oleh Dishub Sendiri,” pungkasnya.(absa).

Leave a Reply

Your email address will not be published.