Manis Mata dan Kendawangan Paling Rawan Karhutla

NOAA 19
Informasi peta sebara Hotspot Kalbar berdasarkan pantauan sensor NOAA-19, Kamis (27/7).

KETAPANGNEWS.COM – Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Ketapang, Nur Alim mengungkapkan, berdasarkan pantauan sensor NOAA – 19, Kamis (27/7), di Kalimantan Barat (Kalbar) terdapat dua titik Hotspot. Diantaranya di Kabupaten Sanggau dan Ketapang.

“Untuk di Kabupaten Ketapang tepatnya di Kecamatan Simpang Hulu, Desa Semandang Kanan,” kata Nur Alim kepada Ketapangnews, Jumat (28/7).

Munurut dia, kemungkinan hari ini (Jumat-red) masih ada titik hotspot di Kalbar. Terutama untuk daerah yang rawan kebakaran, seperti Ketapang dan Sanggau. Terlebih saat ini memasuki musim kemarau.

“Sejak 20 Juli 2017 sudah memasuki musim kemarau. Diprediksi sampai dengan akhir Oktober mendatang,” timpal dia.

Dikatakan Nur Alim, untuk di Ketapang sendiri, titik rawan terjadinya Karhutla berada di dua kecamatan, yakni Kecamatan Manis Mata dan kendawangan.

“Dua Kecamatan itu berpotensi terjadinya Karhutla. Karena vegetasi gambut dan sudah mengalami kekeringan. Ditambah lagi makin hari makin tinggi index mudah terjadinya Karhutla,” paparnya.

Untuk itu, ia menghimbau, kepada para peladang, petani dan para perusahaan perkebunan tidak menggunakan sistem tebang dan bakar lahan atau hutan yg ingin digarapnya.

BPBD Lakukan Patroli Rutin

Kepala BPBD Ketapang melalui Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Sumiransyah SE menuturkan, terhadap sudah masuk musim kemarau, BPBD selalu melakukan pemantauan pada titik-titik rawan karhutla. Terutama di daerah lahan gambut.

Selain itu, melalui Tim Reaksi Cepat (TRC) yang dibentuk BPBD, sekarang sudah mulai melakukan patroli rutin. Sehingga potensi rawannya Karhutla dapat diatasi sedini mungkin.

Diakui dia, meski TRC belum di SK kan. Namun dengan melihat sudah masuknya musim kemarau yang diprediksi BMKG sampai oktober mendatang, TRC akan diberdayakan.

“Sambil menunggu SK, TRC akan patroli secara langsung pada wilayah rawan karhutla. Diantaranya di 45 desa dan titik-titik gambut lainnya, termasuk Kendawangan dan manis mata,” pungkasnya.(absa).

Leave a Reply

Your email address will not be published.