
KETAPANGNEWS.COM, KKU – Guna mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) akibat panas berkepanjagan, TNI dari Koramil Sukadana menempatkan satuan tugas dibeberapa titik rawan Karhutla.
Satuan tugas tersebut bekerjasama dengan pihak Kepolisian dan Manggal Agni. Tujuannya untuk monitoring dan patroli di titik rawan setiap harinya.
Danramil Sukadana, Kapten Inf Suharto mengatakan, sejauh ini di Kabupaten Kayong Utara (KKU) sudah terpantau sebanyak tiga titik api yang terpantaudari citra satelit BMKG di KKU.
Menurutnya, tiga titik api tersebut masih dalam status yang tidak membahayakan dan mudah di padamkan oleh satuan tugas di lapangan.
“Seluruhnya dapat di cegah agar tidak meluas. Sudah dilakukan pemadaman dalam waktu singkat. Terlebih TKP nya juga jauh dari pemukiman warga” ungkap Suharto kepada awak media di KKU, Senin (31/7)
Selain itu, permasalahan di lokasi Transmigrasi di Desa Simpang Tiga yang terpantau oleh citra satelit BMKG Ketapang, saat ini sudah dilakukan penempatan anggota untuk mengawasi.
“Kita akan patroli rutin serta penyuluhan kepada masyarakat setempat,” timbal dia.
Dijelaskan dia, untuk titik hotspot oodi kawasan Tansmigrasi yang kerap terpantau citra satelit lantaran adanya warga membakar sisa potongan kayu saat membuka lahan pertanian.
“Namun saat ini sudah kita jaga melalui personil di lapangan,” ucapnya.(absa).