
KETAPANGNEWS.COM– PT Agrolestari Mandiri Perkebunan Sinarmas Kalbar terus berupaya maksimal dengan menerapkan sistem deteksi dini berbasis teknologi informasi. Serta patroli terintegrasi dalam rangka menanggulangi Kebakaran Hutan Lahan dan Kebun (Karhutlabun).
Hal ini ditegaskan Fire Prevention dan Response Head PT SMART Tbk, Anselmus Achmad Supriyanto Jumat (4/8).
Ia menjelaskan, deteksi dini berbasis teknologi informasi yaitu monitoring adanya dugaan kebakaran melalui pantauan data hotspot. Khusus yang diakses dari satelit NOAA, FIRMS dan lainnya melalui website SIPONGI. Serta website Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana. Kemudian segera dilakukan verifikasi di lapangan.
“Kami mengapresiasi Apel Gelar Pasukan Bina Karuna Kapuas 2017 di halaman Kantor Bupati Ketapang. Tujuannya untuk pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan lahan dan kebun (Karhutlabun),” ucap Anselmus.

Menurutnya, pihaknya juga mengembangkan program integrated fire management system. Pogram ini diimplementasikan melalui Program Desa Makmur Peduli Api.
“Sasaran utamanya yakni penguatan kelembagaan di masyarakat dalam pencegahan Karhutlabun. Serta penguatan sistem pencegahan penanganan karhutlabun di internal management,” jelasnya.
Ia menuturkan, maksud integrated fire management sistem yakni sistem pencegahan dan penanganan Karhutlabun yang terintegrasi sesuai standar dan prosedur yang ditetapkan. Melibatkan segenap sumberdaya yang dimiliki.
Ia menjelaskan, maksud penguatan internal yakni tim inti Kesiapsiagaan Tanggap Darurat (KTD) berjumlah lima regu total 75 anggota yang terlatih di Manggala Agni. Kemudian empat posko KTD dilengkapi sarana dan prasarana pemadam kebakaran lengkap. Menyediakan infrastruktur pencegahan kebakaran berupa 15 unit embung, serta 18 unit menara api, 10 unit pos jaga api dan 373 unit sekat kanal.
“Kemudian untuk penguatan kelembagaan di masyarakat kita membentuk delapan regu masyarakat siaga api di delapan desa binaan. Masing-masing regu memiliki 15 anggota terlatih oleh manggala agni,” paparnya.
Ia menambahkan, pihaknya juga melakukan pembinaan pertanian ekologis terpadu yang akan dikembangkan di delapan desa lainnya.
“Kita juga memberi reward Rp. 100 juta untuk desa bebas kejadian kebakaran dalam bentuk bantuan infrastruktur desa diberlakukan tiga tahun mulai 2016,” ucapnya.
Ia mengatakan, pada 2016 lalu semua desa binaan PT Agro Lestari Mandiri mendapat reward Rp 100 juta digunakan di antaranya untuk pembangunan Balai Desa, masjid, Sekolah dan infrastruktur lainya.(dra)