BNN Amankan Sindikat Penyelundup Sabu 17 Kg

Konferensi Pers
Badan Narkotika Nasional (BNN) menglelar konfrensi pers terkait pengagalkan penyelundupan sabu sebanyak 17 Kg.

KETAPANGNEWS.COM, Pontianak – Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil menggagalkan penyelundupan sabu sebanyak 17 Kg. Sabu tersebut berasal dari Malaysia yang masuk melalui perbatasan Jagoi Babang Kabupaten Bengkayang, Minggu (6/8) kemarin.

Dalam operasi gabungan bersama Kepolisian Polda Kalbar, Bea Cukai, Polsek setempat tersebut berhasil meringkus tujuh orang sebagai terasangka. Masing-masing berinisial RP, AV, APE (Warga Negara Malaysia) AW, MY, DZ dan TF.

Sebelumnya, Deputi Pemberantasan BNN Republik Indonesia, Irjen Pol Arman Depari mengatakan, pihaknya bersama tim gabungan sudah melakukan seragkaian kegiatan dari beberapa waktu lalu.

“Namun diakuinya, kegiatan lapangannya berjalan secara aktif kurang lebih empat hari terakhir ini,” Irjen Pol Arman Depari saat menggelar Konfrensi Pers di Mapolda Kalbar, Senin (7/8).

Arman menjelaskan, dalam mengungkap jaringan peyelundup sabu dari malaysia sebanyak 17 Kg tersebut, sebelumnya sudah dilakukan pengumpulan informasi melalui intelejen dan konfirmasi saksi-saksi diapangan.

Menurutnya, sindikat yang ditindak merupakan satu jaringan sindikat narkoba yang terlebih dahulu dilakukan penangkapan dan penindakan tegas beberapa waktu lalu.

Dijelaskan dia, narkoba jenis sabu yang diselundupkan dari perbatasan Malaysia ke Indonesia melalui pos lintas batas Jagoi Babang. Kemudian direncanakan oleh sindikat akan melintasi Bengkayang menuju Singkawang, seterusnya ke Pontianak.

Mengenai modus pelaku, dipaparkan Arman, pelaku menggunakan mobil. Untuk sabu yang di simpan dalam dua tas tersebut di campur dalam muatan sembako.

“Saat dilakukan penangkapan, (Wilayah Sanggau Ledo), kita temukan dua tas berisi sabu sebanyak 17 bungkus didalam mobil bermuatan sembako tersebut. 17 bungkus ini kita asumsikan 1 bungkus beratnya kurang lebih 1 kilo Gram,” paparnya.

Kemudian, setelah dilakukan penangkapan, dimana pertama menangkap satu orang kurir RI beserta Sabu sebanyak 17 Kg. Seterusnya, anggota dilapangan melakukan pengembangan untuk mengungkap dan memutus jaringan barang haram tersebut.

“Jadi kita bukan hanya menangkap dan menyita, tetapi juga menginginkan untuk memutus jaringan. Karena itu sangat penting,” jelas Jendral bintang dua ini.

Hasil pengembangan dilokasi berbeda dari penangkapan pertama, namun masih di wilayah Bengkayang, anggota BNN kembali berhasil menangkap empat orang tersangka yang merupakan jaringan penyelundup sabu 17 kg tersebut.

Tak berhenti sampai di situ, anggota BNN terus melakukan pengembangan. Sehingga selang beberapa jam, dua orang kembali berhasil di tangkap.(rozar)

Leave a Reply

Your email address will not be published.