
KETAPANGNEWS.COM – Koordinator Badan Liga Sepak Bola Pelajar Indonesia (BLISPI), Kabupaten Ketapang Debi mengeluhkan kondisi Stadion Temtemak yang terletak di Jalan Gatot Subroto, Desa Payak Kumang, Kecamatan Delta Pawan, Kabupaten Ketapang, yang tidak mendapat perhatian dari pihak-pihak terkait.
Debi selaku koordinator BLISPI menyampaikan keprihatinannya karena Stadion Temtemak tidak ada yang memperhatikan.
“Saya prihatin dengan kondisi lapangan temtemak ini, soalnya tidak ada pihak terkait yang memperhatikan, rumput juga sampai tinggi-tinggi kalau kami tidak kerja bakti menebasnya.” Tegas Debi saat ditemui awak media Jumat (11/8).
Selain sebagai Koordinator BLISPI, Debi juga sebagai pelatih dari tim PSTMM Kecamatan Delta Pawan, Kabupaten Ketapang. Debi menuturkan, jika biaya pemotongan rumput dan lain-lain merupakan dana pribadi.Perawatan Lapangan juga dilakukan bersama anak-anak binaannya, PSTMM.
“Selama ini saya dan anak-anak binaan saya di PSTMM yang kerja bakti dan semua menggunakan dana pribadi. Kalau tidak gitu rumputnya sudah ringgi-tinggi.” Tutur debi sambil menunjuk ukuran rumput setinggi lutut.
Debi mengharapkan, pihak-pihak terkait seperti PSSI, Dispora maupun pemerintah lainnya bisa ikut andil dalam memajukan sepak bola Kabupaten Ketapang.
“Mereka tetap support, akan tetapi sampai saat ini bantuan dana atau dalam bentuk barang belum pernah kami terima.” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan,DPRD yang menangani bagian olahraga diharapkan bisa ikut andil dan membantu mengembangkan dan merawat Stadion Temtemak. Dengan adanya perawatan yang baik, Debi berharap kompetisi dan ketrampilan para pemain dapat lebih biaik, karena adanya fasilitas yang memadai.
“Dengan diperhatikan. Dan perawatan dari DPRD bagian olahraga, tentunya lapangan ini menjadi lebih baik untuk menambah ketrampilan para pemain dilapangan yang baik,” Tambah debi. (Hardi).