
KETAPANGNEWS.COM –Camat Nanga Tayap Ketapang Dewanto mengatakan, pencegahan terjadinya Kebakaran Hutan, Kebun dan Lahan (Karhutbunla) khususnya di wilayah Kecamatan Tayap merupakan tanggung jawab semua pihak.
“Mencegah Karhutbunla merupakan tanggung jawab kita bersama, bersyukur saat ini kita masih dibantu keadaan alam dengan adanya curah hujan, namun kita tetap harus terus waspada,” katanya Jumat (11/8).
Ia melanjutkan, khusus untuk di delapan desa binaan, diharapkan kapan pun agar selalu siap siaga dalam menanggulangi dan mencegah Karhutbunla. Ia pun berpesan agar delapan desa binaan agar dapat menjaga wilayah masing-masing, sehingga tidak ada kebakaran baik yang dilakukan dengan sengaja atau tidak.
“Saya yakin khususnya kepada delapan desa binaan tidak akan terjadi kebakaran atau sengaja dibakar,” ujarnya.
Ia menambahkan, pihaknya selaku Pemerintah Kecamatan Nanga Tayap mengucapkan terimakasih kepada pihak perusahaan yang sudah banyak membantu masyarakat mulai dari peralatan, pelatihan sumber daya manusia hingga program pemberian reward terhadap desa yang dinilai bebas api.
“Harapan kita perusahaan-perusahaan lain yang belum mengikuti program seperti ini juga dapat mengikuti program seperti ini,” harapnya.
Ia menjelaskan, di Nanga Tayap sendiri terdapat 20 Desa yang mana seluruh desa sendiri sudah memiliki satu pleton yang diharapkan dapat menjaga dan mencegah terjadinya kebakaran di wilayah desa masing-masing.
Sedangkan pihaknya terus menyampaikan kepada masyarakat terutama kepada para petani tradisional dilakukan pembinaan agar kedepan bisa menjadi petani modern sehingga tidak lagi membuka lahan dengan cara membakar.
“Setiap kunjungan kerja, kegiatan dan lainnya selalu kita beri imbauan dan sosialisasikan, kita telah berupaya maksimal jadi tidak ada alasan masyarakat bilang tidak tahu lagi akibat dari membakar lahan,” tegasnya.(dra)