
KETAPANGNEWS.COM – Indonesia kini menjadi salah satu negara sasaran empuk peredaran narkoba dan perkembangan paham-paham intoleran. Salah satunya di Kabupaten Ketapang, paham-paham radikalisme terus menyerang generasi muda, sehingga perlu adanya antisipasi.
“Janganlah sampai ikut-ikutan paham radikalisme yang nantinya bisa menjerumuskan kita, maka dari itu kita harus berhati-hati,” tegas Kepala Dinas Pendidikan Ketapang, H Jahilin, Jumat (11/8) diruang kerjanya.
Selain itu Dinas Pendidikan Bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Ketapang telah melakukan sosialisasi-sosialisasi keberbagai sekolah di Ketapang mengenai bahaya narkoba, seks bebas maupun intoleransi.
“Kami bersama Pemerintah Daerah sudah menghimbau ke berbagai sekolah di Ketapang seperti SD, SMP maupun SMA untuk mencegah yang namanya narkoba, seks bebas, intoleransi, anti NKRI melalui pendidikan karakter,” ujar Jahilin.
Dalam hal sosialisasi pihaknya juga bekerja sama dengan berbagai lembaga, seperti Kejaksaan untuk mensosialisasikan mengenai korupsi, bekerjasama dengan Polres Ketapang untuk mensosialisasikan mengenai narkoba dan radikalisme serta bahaya bullying.
Jahilin juga berpesan kepada generasi muda Ketapang untuk menjauhi segala bentuk tindakan yang mengarah pada aksi intoleransi.
“Para pejuang dahulu susah payah merebut NKRI dan memerdekakan NKRI dari penjajahan Belanda, Jepang maupun Inggris, sekarang kita mau hancurkan itu semua, 72 tahun itukan sayang, ” pesan Jahilin.
Yang terpenting menurut Jahilin ialah, mau belajar, ulet bekerja, disiplin mau terus belajar setinggi-tingginya. Karena itulah bekal dihari depan agar para generasi bangsa tidak menjadi penonton maupun kuli di negeri sendiri. (hardi)