
KETAPANGNEWS.COM—Dalam rangka memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-72, Komando Distrik Militer (Kodim) 1203 Ketapang menyelenggrakan do’a bersama 17-17-17 bertemakan Indonesia Lebih Kasih Sayang, Kamis (17/8).
Kegiatan digelar atas dasar gagasan dari Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo. Dimana dalam pelaksanaan melibatkan seluruh lapisan masyarakat dan semua golongan, baik agama maupun suku. Tujuannya guna meningkatkan persatuan dan kesatuan bangsa dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Untuk umat muslim, do’a bersama dilaksanakan di masjid agung Al Ikhlas. Sementara agama lainnya di tempat ibadah masing-masing. Seperti di Gereja Katedral, Gereja GPIB, Vihara Sila Maytreya, Pura Lila Kherta Bhuana dan Klenteng Tua Pek Kong.
Dandim 1203 Ketapang, Letkol Inf Riko Harianto saat membacakan sambutan Panglima TNI mengatakan, kegiatan do’a bersama dan syukuran yang dilakukan dalam rangka memperingati HUT RI ke 72. Terlebih momentum 17 Agustus inilah kemerdekaan diraih. Serta bangsa Indonesia menjadi bangsa patriot setelah melalui perjuangan.

Oleh karenanya, dengan dilandasi semangat persatuan dan kesatuan, Indonesia menjadi bangsa yang merdeka. Dimana perjuangan darah dan air mata segenap anak bangsa dapat meraih kemerdekaan.
“Kemerdekaan diraih melalui perjuangan anak bangsa yang percaya akan kemampuan sendiri dengan senjata apa adanya,” kata Letkol Riko Harianto, Kamis (17/8) di masjid Al Ikhlas.
Sementara, untuk merebut kemerdekaan bangsa Indonesia, didongkrak oleh para kusuma bangsa serta ibu pertiwi, tokoh bangsa dan tokoh agama. Dimana pada saat itu mampu menjadikan pilihan merdeka atau mati.
Disamping itu, lanjut Riko, bahwa kemerdekaan Indonesia direbut atas dorongan dan keinginan luhur segenap bangsa Indonesia. Disertai dengan pengorbanan harta, jiwa dan raga para pahlawan bangsa.
“Semoga dengan diselenggarakannya acara do’a bersama ini menjadikan kita semua lebih kokoh dan bersatu. Sekaligus menggelorakan kembali semangat persatuan dan kesatuan bangsa,” pungkasnya.

Usai memberikan sambutan, untuk di masjid Al Ikhlas dilanjutkan dengan khataman Al quran oleh para hafizd dari Pondok Pesantren (Ponpes) Attaqwa dan Hidayatullah. Dilanjutkan sholat maghrib berjamaah dan ditutup dengan do’a khatam Al Quran dan Doa syukur.
Sementara pejabat Forkopimda melaksanakan doa bersama ditempat ibadah sesuai agama masing-masing. Dandim, Kapolres, Kajari, Ketua Pengadilan Negeri, Sekretaris Daerah dan pejabat muslim mengikuti do’a bersama di Al Ikhlas.
Selanjutnya, Bupati Ketapang, Martin Rantan bersama Asisten I, Donatus Franseda hadir di Gereja Katedral. Untuk di gereja GPIB dihadiri Asisten III, Heronimus Tanam dan Pasi Pers Kodim, Kapten Inf Mardianus.
Dalam pelaksanaan, diikuti juga seluruh lapisan masyarakat Ketapang di seluruh tempat ibadah.(absa)