Desa Terbaik Pengelolaan ADD mendapat Rp 2,5 Miliar

Martin Rantan
Bupati Ketapang Martin Rantan SH menyampaikan sambutan Kamis (17/8) malam di Pendopo Bupati.

KETAPANGNEWS.COM – Bupati Ketapang Martin Rantan SH akan memberikan reward sebesar Rp, 2,5 miliar berupa tambahan dana pembangunan kepada desa-desa yang melakukan pengelolaan alokasi dana desa (ADD) dan dana desa (DD) dengan nilai terbaik di tahun 2018.

Hal tersebut disampaikan Bupati Martin Rantan SH saat memberikan pengarahan kepada Camat dan seluruh kepala desa pada acara malam silaturahmi HUT kemerdekaan RI ke 72 di Pendopo Bupati Ketapang, Kamis (17/8) malam.

Bupati mengungkapkan pemberian reward kepada desa- desa yang telah melakukan pengelolaan ADD dan DD dengan baik, sudah disusun dalam anggaran APBD 2018, sebesar Rp 2, 5 miliar dengan rincian untuk desa dengan pengelolaan terbaik I mendapat Rp 1 Miliar, desa terbaik II mendapat Rp 750 juta, desa terbaik II Rp 500 juta dan desa terbaik harapan I mendapat Rp 350 juta.

“Nanti apa yang dibangun dinas atau SKPD yang menentukan berbentuk proyek pembangunan didesa tersebut, “ kata Bupati.

Pendopo Bupati
Bupati Martin Rantan SH bersama para pemenang lomba desa, sekolah dan pemenang pelopor lingkungan usai acara silaturahmi Hut RI ke 72 di pendopo Bupati Ketapang Kamis (17/8) malam.

Sementara untuk penilaian kreteria pengelolaan desa terbaik, dilihat dari administrasi baik, bangunan fisik yang dibangun baik dan badan usaha desa baik.

“Kepada Camat tolong desa-desa ini dibina, supaya badan usaha milik desanya baik, supaya administrasi kegiatan alokasi dana desa dan dana desa baik, sesudah itu kegiatan fisik ADD dan DD-nya baik, “ pesan Bupati.

Hal ini dilakukan Bupati untuk memberikan motivasi kepada seluruh kepala desa yang ada di Kabupaten Ketapang untuk menjadi yang terbaik dalam pengelolaan ADD dan DD, agar mendapatkan tambahan dana pembangunan di desa.

“ADD dan DD ini jika dikelola dengan baik, tujuan Presiden Jokowi akan berjalan dengan baik, yaitu membangun dari pinggir atau dari desa, itu sebabnya saat ini ada Menteri Desa ada Alokasi Dana Desa dan Dana Desa,“ ujar Bupati.

Meskipun saat ini diakui Bupati ada desa-desa yang nakal, belum memberikan laporan pertagungjawaban dana desa, tetapi Bupati terus melakukan pembinaan kepada desa- desa, sehingga urusan ADD dan DD tidak sampai keranah penegakan hukum.

Secara umum Bupati Martin Rantan memberikan apresiasi kepada para kepala desa yang sudah melaksanakan pengelolaan ADD dan DD untuk pembangunan desa sudah berjalan dengan baik.

“Saya memberi apresiasi dan menaruh rasa hormat kepada Kades dan ini ditingkatkan lagi akan dinilai sehingga nanti ada tambahan dana pembangunan, “ kata Bupati.

Selai itu Bupati juga berpesan kepada Camat dan para kepala Desa agar senantiasa mengembangkan empat pilar kebangsaan, yaitu pilar pertama Pancasila, pilar kedua Bhineka Tunggal Ika, pilar ketiga Undang– Undang Dasar 1945 dan pilar keempat Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).(adv/dra)

Leave a Reply

Your email address will not be published.