Ini Faktor Minimnya Siswa di Madrasah AT-TAQWA

MIS Attaqwa
Kepala Sekolah dan guru Madrasah Aliyah Swasta (MAS) AT-TAQWA Teluk Melano saat ditemuai awak media Ketapangnews.com Rabu (23/8)- Karim.

KETAPANGNEWS.COM, Kayong Utara – Madrasah Aliyah Swasta (MAS) AT-TAQWA Teluk Melano minim siswa. Hal tersebut di ungkapkan kepala sekolah MAS AT-TAQWA Herry Fahrizal, saat di temui di ruangan kerjanya, di Jalan Merdeka, Desa Teluk Melano, Kecamatan Simpang Hilir Kabupaten Kayong Utara Rabu (23/8).

“Kurangnya siswa tersebut dapat di karenakan faktor-faktor dari keadaan bangunan dan letak sekolah, dan juga keinginan masyarakat dalam menyekolahkan anaknya,” ungkapnya.

Dalam hal ini kepala sekolah dan staf guru lainya sangat menyayangkan dengan keadaan yang terjadi saat ini di MAS AT-TAQWA. Ketika membicarakan mengenai faktor kurangnya siswa di sekolah, Herry mengatakan bahwa sekolah tersebut memiliki empat lokal bangunan sekolah, untuk ruang guru dan siswa ketika belajar, ia juga menuturkan bahwa di MAS AT-TAQWA antara guru dengan siswa masih banyak gurunya serta guru yang mengajar masih tenaga honorer semuanya.

“Untuk bangunan sekolah ini ada empat lokal untuk ruang guru, dan staf lainya, yang seperti ini keadaanya, dan tenaga pngajar guru disini delapan orang masih honor semua, malah lebih banyak gurunya dari pada siswanya,” ujarnya.

Guru lainya seperti Zaenal juga mengungkapkan, kurangnya siswa di MAS AT-TAQWA ini karena beberapa faktor di antaranya karena letak bangunan yang terletak dekat dengan SMK N 1 Simpang Hilir dan Juga SMAN 1 simpang Hilir. Meski sama-sama gratis, namun terkadang siswa yang masuk ke MAS AT-TAQWA sering hanya pindahan dari sekolah tetangga.

“Mungkin minimya siswa di sekolah ini, karena letak bangunan yang terjepit, karena berdekatan dengan sekolah-sekolah negeri lainya, seperti SMKN 1 dan SMAN 2 Simpang Hilir,” kata Zaenal.

Menurutnya, kemauan masyarakat juga yang lebih mengikutkan anaknya untuk sekolah di SMK dan SMA. meski sudah ada sistem zonasi tapi masih saja tidak berjalan dengan efektif. Padahal sistem zonasi ini sudah di tekankan pada saat rapat-rapat kepala sekolah.(karim)

Leave a Reply

Your email address will not be published.