Program Pemda Ketapang Membuka Daerah Terisolir

Bupati Saksikan Penancapan Tiang Listrik di Menyumbung

Bupati Martin Rantan SH. menyaksikan penancapan tiang listrik pertama di Menyumbung Kecamatan Hulu Sungai
Bupati Martin Rantan SH. menyaksikan penancapan tiang listrik pertama di Menyumbung Kecamatan Hulu Sungai.

KETAPANGNEWS.COM,Hulu Sungai– Bupati Martin Rantan SH menyaksikan penancapan tiang listrik pertama yang dimulai dari Desa Menyumbung Senin (28/8) menghubungkan ke jaringan yang sudah ada di desa Randau Jungkal sepanjang 19,5 KMS.

Kedatangan Bupati Martin Rantan beserta jajararannya dalam rangka kunjungan kerja selama 3 hari, di Kecamatan Hulu Sungai, setiba di tempat Bupati dan rombongan disambut warga dengan upacara penyambutan adat Dayak, yang merupakan ungkapan syukur warga setempat atas kedatangan pejabat Pemerintah ke desa mereka dengan tari-tarian serta minum tuak secara adat Dayak.

Manajer PLN Rayon Sandai, Arief Destariyanto mengungkapkan, selama ini kecamatan Hulu Sungai belum dialiri listrik, menurutnya pada tahun 2018 ini masuk dalam program listrik desa dengan total tiang yang akan didirikan sebanyak 525 tiang disambung dari randau jungkal sekitar 19, 5 kms.

“Mohon kerja sama, camat dan dukungan dari Bupati Ketapang agar pengerjaan proyek berjalan lancar dan masyarakat bisa menikmati listrik, “ kata Arief.

Sementara Bupati Martin Rantan SH mengungkapkan Kecamatan Hulu Sungai merupakan kecamatan yang terisolir, untuk itu dalam rangka pengentasan keterisoliran di Kecamatan Hulu Sungai, Pemerintah Kabupaten Ketapang terus melakukan terobosan percepatan pembangunan satu diantaranya pemasangan listrik di Hulu Sungai.

Selain itu juga menurut Bupati hubungan transportasi darat yang tersulit di Kabupaten Ketapang adalah kecamatan Hulu Sungai. Karena Hulu sungai terdiri dari dua aliran sungai yakitu sungai kerio dan ada sungai bihak

“Bayangkan mulai dari hulu senduruhan tidak ada jalan darat kalau musim panas, kalau musim hujan melalui sungai, “ kata Bupati.

Untuk itu Pemerintah Kabupaten terus melakukan pembangunan jalan darat dengan membuka akses antar desa dari Senduruhan bahake, seterusnya ke batu lapis sekukun. dan desa- desa yang masih terisolir. Mengingat keterbatasan dana dari APBD Ketapang, belum mampu untuk membangun seluruh pembangunan di kabupaten Ketapang.

“Dengan keterbatasan ini kita merencanakan sebuah program dengan dana dari Pemerintah secukupnya tetapi kita mengajak seluruh investasi untuk keroyok program ini, misalnya dari senduruhan ada jalan darat minimal bisa dilalui dengan kendaraan roda dua,“ kata Bupati.

Sementara itu pembangunan poros jalan Sandai – Senduruhan terus dilanjutkan hingga tuntas, secara bertahap mulai tahun 2017, 2018-2019, masuk dalam APBD Kabupaten Ketapang, hal ini dilakukan dalam meningkatkan inprastruktur daerah merupakan misi ke dua Bupati dan Wakil Bupati terpilih.

Sementara untuk misi ketiga yaitu peningkatan ekonomi masyarakat Bupati berharap kepada perusahaan yang berinvestasi di Ketapang, bisa bekerja sama dengan masyarakat dan pemerintah dalam rangka pembangunan ekonomi di daerah kabupaten Ketapang ini.

“Kita menyadari Pemerintah tidak mungkin membangun ekonomi masing-masing keluarga dengan memberikan dana stimulan kepada masing masing keluarga, tetapi dengan program investasi didaerah diharapkan bisa memberikan multi payer efek seperti lapangan kerja kepada masyarakat, sehingga terjadilah kegiatan ekonomi yang berdampak kepada pertumbuhan ekonomi keluarga dan ekonomi masyarakat di Kabupaten Ketapang,” ujarnya.(adv/dra).

Leave a Reply

Your email address will not be published.