Peletakan Batu Pertama Pembangunan Masjid Amaliah Desa Petai Patah

Bupati Berikan Hibah Rp 500 Juta

Bupati Martin rantan SH melakukan peletakkan batu pertama pembanguan masjid Amaliah desa Petai Patah Kecamatan Sandai
Bupati Martin rantan SH melakukan peletakkan batu pertama pembanguan masjid Amaliah desa Petai Patah Kecamatan Sandai Selasa (29/8).

KETAPANGNEWS.COM,Sandai-Bupati Ketapang Martin Rantan SH secara simbolis melakukan peletakan batu pertama Pembangunan masjid Amaliah Dusun Batu Kambing Desa Petai Patah Kecamatan Sandai, Selasa (29/8). Dalam kesempatan tersebut Bupati juga memberikan bantuan hibah dana pembangunan masjid sebesar Rp 500 juta yang akan dianggarkan pada APBD tahun 2018 mendatang.

Kegiatan tersebut dalam rangkaian kunjungan kerja Bupati Martin Rantan beserta jajaran SKPd di Kecamatan Sandai dan Kecamatan Hulu Sungai.

Dalam kunjungan kerja tersebut Bupati didampingi oleh Wakil Ketua DPRD Junaidi.SP, anggota DPRD Maria Magdalena Lili SH, Asisten II Setda Farhan SE.M.Si, Asisten II Setda Drs Heronimus Tanam, ME, para kepala SPKD, yang juga dihadiri Camat Sandai F Masdi, S.Sos, Camat Hulu Sungai Andreas Hardi.

Tokoh masyarakat Petai Patah H. Syuhyar Indah mengucapkan terima kasih atas kunjungan Bupati beserta jajarannya, ke desa Petai Patah, karena dapat memberikan motivasi bagi masyarakat dalam pembangunan Masjid yang akan dilaksanakan.

Dia menyampaikan bahwa saat ini Panitia pembangunan masjid sudah mendapatkan bantuan dana sebesar Rp, 200 juta yang berasal dari alokasi dana desa, (ADD) selanjutnya pembangunan masjid tersebut akan menghabiskan biaya sebesar Rp, 1,2 miliar.

Demikian juga dengan Camat Sandai F Masdi menyarankan agar panitia pembangunan bekerja ikhlas beramal berharap rihdo dari Allah SWT.

“Masjid ini akan segera jadi, jika secara bersama- sama membangun melibatkan masyarakat, para investor yang ada, “katanya.

Bupati Martin Rantan SH meyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Ketapang mendukung proses pembangunan Masjid Amaliah di Dusun Batu Kambing Desa Petai Patah.

“Saya sudah berbicara dengan Wakil Ketua DPRD Ketapang, untuk di APBD perubahan ini dana sangat terbatas dan waktu sangat singkat, maka disepakati untuk mendukung pembangunan masjid ini akan di anggarkan dana dalam APBD tahun 2018 sebesar Rp. 500 juta,” kata Bupati.

Bupati menangapi maksud Panitia yang akan segera merampungkan pembangunan masjid supaya enam bulan kedepan bisa berfungsi untuk sholat umat muslim, hal tersebut tidak mungkin karena waktu terlalu singkat.

“Kalau dalam wsktu 6 bulan masjid ini belum dapat berfungsi, tetapi di tahun 2018 silahkan membuat profosalnya ditahun 2017 ini, nanti disampaikan kepada saya,” kata Bupati.

Bupati yakin pembangunan masjid tersebut akan rampung jika komponen yang ada seperti perusahaan investor, masyarakat, Pemerintah bersinergis secara bersama membangun Masjid tersebut.

Terkait program pembangunan ruas jalan Sandai-Senduruhan juga tidak berhenti di tahun 2017 ini, tetapi sampai tahun 2018, 2019 dan 2020 pembangunan jalan tersebut akan dituntaskan.

Meskinpun dibeberapa titik ruas jalan Sandai-Senduruhan yang melewati desa Petai Patah masih ada yang rusak saat ini, karena pembangunan dimulai dari Hulu Sungai secara perlahan akan turun sampai ke Sandai.

Bupati menghimbau kepada umat muslim di Dusun Batu Kambing Desa Petai Patah yang akan menempati masjid tersebut, agar masjid menjadi sarana dalam memakmurkan umatnya.

“Berikanlah pencerahan kepada umat supaya menjauhi hal- hal yang merongrong Pemerintah, yang anti Pancasila menjauhi sifat Intolteransi, serta Radikalisme, atau sesuatu yang bertentangan dengan kehendak Negara, bantu Pemerintah supaya NKRI dan Pancasila sebagai dasar Negara tetap kokoh di bumi pertiwi ini, “ tuntasnya.(adv/dra).

Leave a Reply

Your email address will not be published.