
KETAPANGNEWS.COM—Akibat kiriman air dari Hulu Sungai Pesaguan terlalu berlebihan lantaran diguyur hujan deras, 13 Desa di Kecamatan Tumbang Titi Ketapang terendam banjir bandang dengan ketinggian bervariasi. Bahkan mencapai 2,5 meter.
Untuk membantu korban Banjir tersebut, kepala Kantor SAR Pontianak, Hery Marantikan SH MSi memberangkatkan satu tim rescue dari Pos SAR Ketapang dengan membawa peralatan evakusi yang diperlukan.
Hery Marantikan mengatakan, meski tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa banjir, namun banyak dari warga khususnya lansia, anak-anak dan wanita yang kesulitan untuk keluar rumah karena ketinggian air.
“Setelah menempuh perjalanan sekitar 90 KM melewati medan ekstrim, saat tiba di Tumbang Titi langsung melakukan evakuasi terhadap warga yang terjebak di dalam rumah ,” kata
Hery Marantikan, Rabu (30/8) malam.
Diungkapkan dia, hingga pukul 17.30 WIB, tim rescue yang dibantu Koramil Tumbang Titi, Polsek Tumbang Titi dan perangkat desa masih memantau perkembangan dilapangan.
Adapun 13 Desa yang terendam yakni, Desa Serengkah Kiri, Batu Beransah, Jelayan, Natai Panjang, Titi Baru, Mahawa, Segar Wangi, Nanga Kelampai, Jungkal, Beringin, Mahoa, Suka Damai dan Desa Tumbang Titi.(absa).