Pemkab Ketapang Tetapkan Status Darurat Tanggap Banjir

Bupati Martin Rantan menerima bantuanoperasional di Gubernur Cornelis yang diserahkan oleh Kepala BPBD Kalbar TTA Nyarong diaula pendopo Bupati Ketapang
Bupati Martin Rantan menerima bantuan operasional di Gubernur Cornelis yang diserahkan Kepala BPBD Kalbar TTA Nyarong diaula pendopo Bupati Ketapang Rabu (6/9).

KETAPANGNEWS.COM – Bupati Ketapang Martin Rantan mengatakan, Pemkab Ketapang sudah menetapkan status Darurat Tanggap Banjir di Ketapang sekaligus pembentukan komando status tanggap darurat bencana banjir di Kabupaten Ketapang yang dikomandani Dandim 1203 Ketapang.

Hal tersebut disampaikan Bupati dalam laporanya saat menerima bantuan dari BNPB di pendopo Bupati Rabu (6/9).

Bupati menegaskan, SKPD juga sudah diintruksikan melalui surat dan sudah mengumpulkan bantuan yang ada di posko BPBD Ketapang sudah menaganinya dan siap didistribusikan.

“Dinas Kesehatan juga sudah menyiapkan tenaga medis untuk pengobatan dilapangan, demikian juga dengan masyarakat di Ketapang dengan memberikan bantuan ada pakaian yang layak pakai,” jelasnya.

Disampaikan Bupati, sebenarnya pada hari ini Rabu (6/9) Ia bersama jajaranya berkeinginan untuk bekunjung ke Kecamatan Tumbang Titi dan Jelai Hulu, tetapi karena saat ini di Kecamatan Manis Mata masih banjir maka kunjungan itu ditunda.

Selanjutnya, kepada BNPB Ketapang Bupati menngintruksikan segera membuat laporan dan berapa kebutuhan anggaran untuk penanganan paska banjir di tiga Kecamatan tersebut dan laporan disampaikan kepada Pemerintah pusat melalui BNPB untuk melakukan pendataan dan berkoordinasi dengan camat dan Kepala desa setempat.

“Nanti setelah pembangunan sarana dan prasana paska banjir, bersama- sama BPBD provinsi dan BNPB pusat mengunjungi wilayah yang terkena banjir yaitu Kecamatan Tumbang Titi, Jelai Huu dan Manis Mata,” kata Bupati.

Berdasarkan data dari BPBD Ketapang, jumlah Desa-Desa yang terkena banjir bandang di Kecamatan Tumbang Titi terdata 12 Desa, yaitu Desa Beringin Rayo, 30 Kepala Keluarga (KK) Desa Serengkah 40 KK, Desa Sungkali Kiri 39 KK, Desa Natai Panjang 20 KK, Desa Jelayan 35 KK, Desa Tumbang Titi 25 KK, Desa Titi Baru 50 KK, Desa Segar Sari 35 KK, Desa Pengatapan, 42 KK dan Desa Kelampai 25 KK, total 399 KK.

Sementara di Kecamatan Jelai Hulu terdata 15 Desa dengan jumlah KK 1,378 Kepala Keluarga (KK) terdiri dari Desa Pasir Mayang, 55 KK, Desa Rangga Intan, 15 KK, Desa Sidahari 60 KK, Desa Tanggerang 134 KK, Desa Teluk Runjai 8 KK, Desa Kesuma Jaya 187 KK, Desa Riam Danau Kanan, 195 KK, Desa Karang Dangin 65 KK, Desa Deranuk, 52 KK, Desa Peringan 254 KK, Desa Penyarang 69 KK? Desa Asam Jelai 130 KK, Desa Biku Sarana 70 KK, Desa Tebing Berseri  44 KK dan Desa Perigi 40 KK.(adv/dra)

PT Was Kita (Persero)

Leave a Reply

Your email address will not be published.