Buka Akses Desa Terisolir, Pemkab Gandeng Perusahaan

141 Desa Terisolir

Rapat Desa Terisolir
Rakor membahas pembukaan akses desa terisolir di tujuh Kecamatan Kabupaten Ketapang, Jum’at (8/9) di Pendopo Bupati.

KETAPANGNEWS.COM—Guna menindaklanjuti Kunjungan Kerja (Kungker) Bupati Ketapang ke desa-desa terisolir di beberapa Kecamatan seperi di Hulu Sungai, Pemerintah Daerah (Pemda) Ketapang menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor), Jum’at (8/9) di Pendopo Bupati.

Rakor hasil Kungker yang dihadiri DPRD, Perangkat Daerah serta perusahaan tersebut membahas tentang program membuka isolasi desa tertinggal. Terlebih, berdasarkan data Bappeda, di Ketapang terdapat 141 desa terisolir.

Bupati Ketapang, Martin Rantan mengatakan, dalam pelaksanaan membuka isolasi desa terisolir, Pemkab Ketapang bekerjasama dengan berbagai pihak, diantaranya perusahaan dalam bentuk CSR dan lainnya serta melalui APBD Ketapang.

“Jadi kita akan membuka keterisoliran desa-desa. Diantaranya desa di Kecamatan Hulu Sungai, Sungai Laur, Simpang Hulu, Nanga Tayap, Jelai Hulu, Manis Mata dan Kendawangan,” kata Bupati saat diwawancara awak media usai memimpin rakor, Jum’at (8/9).

Dijelaskan Martin, adapun yang akan dibangun yakni, ruas jalan yang terbengkalai akan dirawat dan diperbaiki. Sehingga masyarakat dapat merasakan manfaatnya, minimal dapat berkendaraan dengan sepeda motor.

Selain itu, menurutnya tidak hanya jalan yang akan dibangun. Akan tetapi, kesehatan dan pendidikan juga akan menjadi perhatian khusus. Terlebih menu yang disepakati adalah pembangunan desa fokus. Dimana seluruh SKPD akan masuk kesitu (desa terisolir-red).

“Karena menu yang akan disepakati pembangunan desa fokus, artinya seluruh SKPD akan masuk disitu, seperti kesehatan, pendidikan dan lain-lain. Hal demikian sesuai dengan nawa cita Presiden, yakni membangun dari pinggir,” jelas Martin.

Ia mengungkapkan, berdasarkan hasil rapat, pihak perusahaan sangat welcome dan siap mendukung. Sehingga tinggal mensinergiskan program kedepannya. Kemungkinan akan dimulai setelah APBD perubahan.

“Terobosan baru ini akan kita mulai setelah APBD Perubahan, target penyelesaian semua maksimal tahun 2020. Sebab kami yakin, setelah didiskusikan, tahun 2019 akan clear. Sehingga 2020 kembali lagi merampungkan jalan-jalan di Kota,” tuturnya.

Sementara, Ketua DPRD Ketapang, Budi Mateus mengungkapkan, pihaknya sangat mendukung apa yang direncanakan Bupati Ketapang dalam membuka akses desa terisolir dibeberapa Kecamatan. Terlebih diakui Budi, tujuannya untuk kemajuan ekonomi yang dapat dirasakan masyarakat setempat.

“Kami mendukung penuh keinginan Bupati dalam memajukan desa terisolir menjadi desa maju seperti desa-desa lainnya yang lebih dulu maju,” ungkap Budi.(adv/absa).

Leave a Reply

Your email address will not be published.