Warga Kecewa SPAM Mati, Tidak Mengalir ke Rumah Warga

Air Tak Mengalir
Bangunan SPAM yang tidak mengalir ke rumah warga di Desa Telaga Arum Kecamatan Seponti- Karim.

KETAPANGNEWS.COM, Kayong Utara – Warga Desa Telaga Arum kecewa dengan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang terletak di Dusun Sumber Sari, Desa Telaga Arum Kecamatan Seponti. Pasalnya desa tersebut tidak di aliri air yang seharusnya masuk ke setiap RT di desa tersebut, namun air dari SPAM lebih dulu masuk ke setiap RT di Desa sebelah.

Pada saat di temui awak media Ketapangnews, warga desa Telaga Arum mengatakan beberapa hal mengenai adanya Sistem Penyediaan Air Minum yang di bangun tahun 2009 .

Rahimin (52) mengatakan, sebagai masyarakat dirinya sangat kecewa dengan tidak di alirinya air di setiap RT di desa Telaga Arum.

“Saya sebagai warga masyarakat sangat kecewa, desa kita sebagai desa yang bertempatan bangunan Sistem Penyediaan Air Minum kok tidak di aliri Airnya, tidak ada pipa yang masuk Ke Rt-Rt di desa ini,” katanya Selasa (12/9).

Ia mengungkapkan, malah desa sebelah yang duluan di aliri, padahal sudah hampir delapan tahun dari bangunan itu di buat sampai sekarang, masih belum Ada tindak lanjutnya lagi.

Hal senada diungkapkan Sunaryo (37) sebenarnya jika sistem penyediaan air minum tersebut di alirkan ke Desa Telaga Arum setidaknya warga bisa merasakan manfaatnya, seperti untuk mencuci dan terlebih sebagai cadangan ketika musim kemarau datang.

Di kesempatan tersebut pria yang kerap di sapa Sunar ini juga menuturkan bahwa dulu pernah ada kabar burung kalau desa Telaga Arum akan di aliri air sebelum akhirnya air tersebut mengalir ke desa sebelah.

“Dulu pernah ada berita waktu baru – baru bangunan itu jadi, kalo desa ini mau di aliri air di setiap RT, namun lama tidak ada kabarnya lagi, nah sekali ada pengerjaan pemasangan pipa yang dapat desa sebelah duluan untuk aliran air dari SPAM ini,” ucap Sunar.

Sunar berharap kedepannya ada perbaikan dari Pemerintah di Kayong Utara terutama Dinas terkait agar segera dilakukan pemerataan, karena masyarakat juga membutuhkan.

“Semoga ada perbaikan dari pemerintah KKU, ada pemerataan bagi kami atas pembangunan SPAM tersebut, dan bisa merasakan manfaatnya,” harapnya.

Ia menambahkan, terlebih nanti bisa menjadi cadangan buat masyarakat ketika kemarau datang, apa lagi sekarang ini ia mendengar kalau air yang mengalir ke desa sebelah juga mati belum ada perbaikan.(karim)

Leave a Reply

Your email address will not be published.