Tertibkan Pasar Illegal, Aparat Gabungan Dilempari Batu

Pebertiban Pasar
Para petugas Sat Pol PP Ketapang saat mendapatkan perlawanan dari pedagang dipintu masuk utama pasar. Sehingga terjadi aksi saling dorong, Sabtu (21/10) pagi.

KETAPANGNEWS.COM—Kurang lebih 400 personil keamanan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP), Polri dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) melakukan pembongkaran paksa terhadap pasar Haji Bujang Hamdi, di Jalan KH Mansyur, Kecamatan Delta Pawan, Sabtu (21/10) pagi.

Pembongkaran yang berlangsung selama kurang lebih du jam tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Pol PP Ketapang, Edi Junaidi S Sos. Dalam operasi Pemda menurunkan satu unit excavator dan satu unit mobil pemdam kebakaran. Serta water cannon milik Polres Ketapang.

Meski penertiban dilakukan dengan persiapan matang oleh Pemda, namun tidak berjalan mulus. Pasalnya para pedagang yang sudah berjaga dari malam ke pagi naik pitam. Sehingga keributanpun tak terelakkan antara pedagang dan petugas tepatnya dipintu masuk utama.

Perlawanan dari pedagang tampaknya bukan tanpa persiapan dan spontanitas. Karena, saat aksi dorong-dorongan antara pedagang dan petugas, seketika selesingan batu mendarat menuju pasukan Sat Pol PP.

Merasa diserang secara beruntun oleh pedagang, diawal-awal Pol PP sempat menarik undur pasukan. Lantaran terlalu banyak batu bertaburan menyasar pusat pertahanan mereka. Dan kembali maju setelah aparat dari kepolisian melepaskan tembakan gas air mata.

Akibat lemparan pedagang, belasan tameng yang digunakan Sat Pol PP dan Polisi pecah. Tidak hanya itu, kaca excavator milik Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) untuk pembongkaran pasar juga mengalami rusak, terutama bagian kaca.

Selain itu, lemparan batu juga mengenai beberapa personil keamanan dari Pol PP dan Polisi serta dua masyarakat. Beruntung dalam insident itu tidak ada korban jiwa, baik petugas maupun pedagang. Hanya saja, ada beberapa orang diamankan Polisi lantaran diduga sebagai provokasi.

Kemudian, setelah belasan menit situasi mulai reda dan excavator sudah beroperasi, lemparan batu kembali lagi terjadi, baik dari depan maupun samping menuju arah Pol PP. Tapi, upaya pengusiran oleh beberapa para pedagang untuk menggagalkan penggusuran kandas setelah mendapat tembakan peringatan sebanyak tiga kali dari aparat.

Dimana tembakan pertama dilepaskan oleh Kapolres Ketapang, AKBP Sunario yang juga hadir saat pembongkaran pasar. Dengan demikian, penertiban sampai akhir berjalan lancar dan lapak para pedagangpun rata dengan tanah.

Selanjutnya, pasca dieksekusi, pihak keamanan juga menempatkan beberapa personil di lokasi pasar untuk berjaga-jaga.(absa/KN)

Leave a Reply

Your email address will not be published.