LPTQ Gelar Pelatihan Dewan Hakim MTQ

Farhan SE
Asisten II Setda Ketapang, H Farhan SE MSI saat bersalaman dengan salah satu pelatih Dewan Hakim MTQ, Senin (23/10). Dok: A Rahman.

KETAPANGNEWS.COM—Dalam upaya memberikan tambahan pengetahuan tentang teori dan praktek perdewan hakiman Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ), LPTQ Kabupaten Ketapang menyelenggarakan Pelatihan Dewan Hakim MTQ, Senin (23/10), di Aula Masjid Agung Al Ikhlas.

Bupati Ketapang, melalui Asisten II Setda Ketapang, H Farhan SE MSi mengatakan, Pemda dan masyarakat menyambut dilaksanakannya Pelatihan Dewan Hakim MTQ oleh LPTQ ini.

Menurutnya, disamping menambah wawasan ilmu pengetahuan, juga dapat meningkatkan prestasi qori qoriah MTQ. Baik MTQ di Tingkat Kabupaten Ketapang maupun di tingkat Provinsi Kalbar bahkan tingkat Nasional.

“Melalui pelatihan dewan hakim seperti ini, pengetahuan dan wawasan Dewan Hakim akan bertambah. Sehingga prestasi qori qoriah, hafiz hafizah kita akan meningkat,” kata Farhan, Senin (23/10).

Dengan demikian, Farhan mengajak untuk tetap meningkatkan prestasi Dewan Hakim mulai dari tingkat Kecamatan hingga Kabupaten. Sebab selama ini prestasi tersebut umumnya didominasi oleh Kecamatan daerah pesisir. Untuk kedepan sudah saatnya bangkit dan mulai perstasi MTQ dari Kecamatan pedalaman.

Selain itu, dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, Farhan mengajak untuk menyamakan persepsi. Utamanya sosialisasi terkait adanya ketentuan MTQ maupun STQ hasil Munas tahun 2016 di Jakarta. Diantaranya saling koordinasi soal cabang-cabang lomba yang di musyabaqahkan. Kemudian diskusi tekhnis juga dilakukan.

Selanjutnya, pelatihan Dewan hakim harus dapat melatih mental, sebab mental dewan hakim ada keterkaitannya pada keputusan yang akan diambil. Keputusan dewan hakim harus jujur dan adil dalam setiap cabang lomba yang di musyabaqahkan.

“Biasanya pengaruh kedaerahan atau unsur lain bisa mengganggu penilaian dalam memberikan nilai dan keputusan. Sehingga terjadi penilaian yang cenderung subjektif bahkan tidak adil,” ujarnya.

Untuk itu, utamakan sikap profesional dan bukan mengutamakan perasaan. Terutama dalam penilaian dan pengambilan keputusan. Sebab peserta yang berpresati akan dilombakan ke tingkat lebih tinggi. Oleh karenanya jika penilaian subjektif, maka tak mustahl akan sulit bersaing di tingkat lebih tinggi.

Pelatihan Dewan Hakim juga diharapkan mampu melahirkan Dewan Hakim profesional dan berkualitas, serta dapat meregenrasikan Dewan Hakim MTQ/STQ kepada anak muda. Lantaran saat di Ketapang ada usia dewan hakim yang sudah lanjut bahkan meninggal dunia.

Ketua LPTQ Ketapang ini berharap, pelatihan ini diikuti pesertanya dengan sungguh-sungguh selama hingga selesai.

“Mari kita perbaiki peringkat prestasi pada MTQ maupun STQ. Kendati tidak menargetkan juara umum, tetapi yang lebih real minimal masuk peringkat lima pada MTQ di Kabupaten Mempawah nanti,” harapnya.

Dalam pelatihan yang diagendakan selama tiga hari tersebut diikuti sebanyak 60 peserta dari setiap Kecamatan pesisir maupun penghuluan. Sementara yang melakukan pelatihan, LPTQ Ketapang menghadirkan pelatih Tingkat Nasional, yakni KH Adly Azhari Nasution dan beberapa orang dari tingkat Provinsi.(adv/absa/oman)

Leave a Reply

Your email address will not be published.