
KETAPANGNEWS.COM—Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ketapang menyelenggarakan Bimbingan Tekhnis (Bimtek) terhadap 100 orang Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) untuk Pemilihan Umum (Pemilu) Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) tahun 2018, Sabtu (18/11) sore di salah satu Hotel di Ketapang.
Bimtek dibuka langsung oleh Bupati Ketapang yang diwakili Kabag Tata Pemerintah (Tapem) , Heriandi MSI. Sebelumnya, para PPK telah diambil sumpah/janji dan dilantik oleh Ketua KPU Ketapang, Rony Irawan.
Kabag Tapem, Heriandi saat membacakan sambutan Bupati mengatakan, berkenaan dengan pelaksanaan Bimtek, sudah menjadi harapan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ketapang untuk melaksanakan dapat berlaku aman sesuai ketentuan, yakni efektif, transparan dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.
Dengan demikian, Bimtek terhadap PPK diharapkannya dapat meningkatkan pengetahuan dan memberikan ilmu bermanfaat. Serta dapat diterapkan oleh seluruh PPK, terlebih keberhasilan Pemilu tahun 2018 mendatang adalah keberhasilan bersama dalam mendukung Demokratisasi di Ketapang.
“Untuk itu, dalam Bimtek saya tekankan agar seluruh PPK dapat memahami tugas pokok dan fungsinya masing-masing. Dari itu, peserta harus secara serius mengikuti Bimtek hingga selesai dengan penuh tanggung jawab,” kata Heriandi.
Selanjutnya, mengenai optimalisasi peran tugas dan fungsi PPK pada saat menjalankan tugas, dirinya berpesan, diantaranya agar PPK segera melakukan koordinasi dan kerjasama dengan unsur terkait. kedua setiap langkah dan tindakan harus selalu berpedoman pada aturan hukum yang berlaku.
“Terakhir, dalam pelaksanaan tugas, netralitas harus ditegakkan, dijaga dan dipegang teguh. Karena netralitas merupakan modal penting dan berharga dalam mengawal tegaknya demokrasi,” pesannya.
Diakhir sambutannya, atas nama Pemkab Ketapang pihaknya mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada PPK dan seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya Bimtek.
“Semoga tuhan selalu memberikan bimbingan kepada kita semua dalam melaksanakan pengabdian terhadap bangsa dan negara,” tutupnya.(absa)