PPK Benua Kayong Komitmen Ciptakan Pemilu Berintegritas

PPK Benua Kayong
Nur Atika (tengah) ketika poto bersama PPK Kecamatan Benua Kayong.

KETAPANGNEWS.COM—Pelaksanaan Bimbingan Tekhnis (Bimtek) terhadap 100 orang Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ketapang untuk pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) tahun 2018 telah usai, Minggu (19/11) malam.

Bimtek yang dilaksanakan selama tiga hari tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang penyelenggaraan dan tahapan Pemilu. Sehingga benar-benar siap dalam mensukseskan Pemilu mendatang.

Satu diantara anggota PPK Kecamatan Benua Kayong, Nur Atika mengatakan, setelah mendengar berbagai pemaparan dan pembekalan dalam Bimtek oleh para Komisione KPU Ketapang, tentu semua PPK harus siap melaksanakan Pemilu berintegritas, karena hal demikian merupakan salah satu tugas dari PPK.

Terlebih, lanjut Nur Atika, KPU telah memberikan amanah dan kepercayaan kepada PPK setelah melalui berbagai tahapan seleksi hingga dilantik. Oleh karenanya selaku PPK, harus siap mengemban amanak tersebut.

“Ketika kita diberi amanah dan tanggung jawab, maka harus siap melaksanakan tugas sesuai aturan dan Tupoksi PPK. Termasuk juga menjaga netralitas dan integritas seperti keinginan KPU,” kata Nur Atika kepada Ketapangnews, Senin (20/11).

Menurutnya, dalam merealisasikan kerja PPK, tentu harus mendapat dukungan dari berbagai pihak. Untuk itu, dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan koordinasi, seperti dengan Pemerintah Kecamatan, Panwascam, Kepolisian Sektor Kecamatan maupun Pemerintah Desa secara rutin.

“Untuk di Pemerintah Kecamatan Benua Kayong sendiri sebenarnya kita sudah koordinasi jauh sebelum dilantik dan Bimtek. Sebab, di PPK Benua Kayong sudah ada yang pernah menjadi PPK. Tetapi koordinasi tetap akan kita lakukan secara rutin kepada pihak-pihak terkait,” ungkapnya.

Selain koordinasi, dalam waktu yang tidak lama lagi, PPK Benua Kayong juga akan melakukan pelantikan dan Bimtek kepada Panitia Pemungutan Suara (PPS) ditingkat Desa selama satu hari.

“Untuk kesiapannya, kita (lima PPK-red) sudah membagi tugas-tugas, terutama materi Bimtek yang akan disampaikan kepada para PPS,” ujar Alumni Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al Haudl Ketapang ini.

Sementara, untuk program kerja selanjutnya akan menyesuaikan jadwal tahapan yang telah ditentukan. Namun, untuk koordinasi akan terus dilakukan, terutama kepada Koordinator wilyah Kecamatan dari Komisioner KPU.

Ditambahkannya, untuk mensukseskan Pemilu 2018 mendatang, dirinya meminta kepada semua pihak yang terlibat, terutama masyarakat di Kecamatan Benua Kayong untuk dapat bekerjasama. Sehingga pesta demokrasi 2018 mendatang berjalan sesuai harapan.(absa).

Leave a Reply

Your email address will not be published.