Ditengah Kebhinekaan, Pertahankan Ketapang Tetap Kondusif

IKBM Ketapang Gelar Maulid Akbar

 

DSC_4237
Bupati Ketapang hadiri peringatan Maulid Akbar yang dilaksanakan IKBM Kabupaten Ketapang.

KETAPANGNEWS.COM-– Ikatan Keluarga Besar Madura (IKBM) Kabupaten Ketapang, menggelar Maulid Akbar. Peringatan Maulid Akbar  di Gedung Pancasila Senin (11/12), juga dihadiri Bupati Ketapang, Martin Rantan SH bersama sejumlah pengurus organisasi kemasyarakatan yang ada di Kabupaten Ketapang.

Menurut Ketua Panita Puadi, selain peringatan maulid kegiatan juga
sekaligus penutupan pekan seni budaya yang dilaksanakan IKBM Ketapang. Selain itu untuk menjalin persaudaraan dan kerukunan etnis yang ada di Kabupaten Ketapang.

Sementara itu Misnawar Ketua IKBM Ketapang sangat berterima kasih kepada Bupati Ketapang yang bersedia hadir dalam Maulid Akbar. Misnawar Huddin yang terpilih secara aklamasi menjadi Ketua IKBM Ketapang kehadiran Bupati Ketapang sangat dinanti-nanti dan ini merupakan sebuah kebanggaan. Tak lupa diucapkan selamat kepada Bupati Ketapang yang juga terpilih secara aklamasi dan dilantik sebagai Ketua DAD Kabupaten Ketapang.

Selanjutnya, Sukiryanto Ketua Ikatan Keluarga Besar Madura (IKBM) Kalbar memberikan apresiasi kepada IKBM Ketapang dalam menggelar maulid akbar, sekaligus juga dihadiri Bupati Ketapang dan para tokoh etnis yang ada di Ketapang. Silaturahmi dan kerukunan antar etnis dan antar agama harus dipertahankan. Ia mengingatkan perlunya kewaspadaan terhadap perpecahan di wilayah Kalbar.

Sukiryanto, berharap berharap
Kalbar, khususnya Kabupaten Ketapang untuk tetap aman, damai dan terkendali. Apalagi pada tahun 2018, nantinya adalah tahun-tahun politik, diharapkan kita tidak terpengaruh dengan berbagai isu perpecahan apalagi isu dari luar.

Dengan kondisi yang kondusif, roda perekonomian tetap berjalan dan
meningkat dengan baik.Sekiranya, terdapat kesalah fahaman dalam
berkehidupan di masyarakat, Ia  mengimbau semua pihak mengedepankan musyawarah mufakat dalam semua hal.Karena setiap permasalahan pasti ada jalan penyelesaiannya.

“Mari kita jaga keamanan Kalbar ini
bersama-sama, karena Kalbar ini adalah milik kita bersama,” harapnya.

Setelah Ketua IKBM Kalbar selanjutnya Bupati Ketapang, Martin Rantan SH memberikan sambutan. Ia membenarkan apa yang disampaikan Ketua IKBM Kalbar. Bupati Ketapang mengharapkan dukungan seluruh elemen masyarakat dalam melaksanakan visi dan misi membangun Ketapang.

Ia menuturkan bagaimana Kabupaten Ketapang. Selama ini dipimpin berbagai etnis yang ada. Kerukunan antar etnis, antar agama yang ada di Ketapang harus tetap dipertahankan. Dengan situasi yang aman dan kondusif, maka pemerintah bisa menjalankan program dan kegiatan sebagai visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Ketapang.

Dukungan semua pihak, khususnya berbagai etnis yang ada di Ketapang, termasuk masyarakat Madura, Bupati Ketapang yakin bisa mewujudkan Ketapang yang maju. Martin Rantan mengharapkan kebhinekaan yang kondusif di Ketapang terus ditingkatkan.

Untuk menjadikan Ketapang yang maju,  maka pemerintah daerah terus membenahi infrastruktur dan berupaya menciptakan lapangan kerja. Karena itu tujuannya adalah untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Ini merupakan visi Bupati Ketapang. Karena itu, Bupati Ketapang memberikan apresiasi kepada masyarakat yang bergerak di segala sektor, salah satunya sektor pertanian maupun peternakan.

Menurut Bupati Ketapang,bahwa luasnya lahan yang ada di Ketapang maka sektor pertanian, perkebunan dan peternakan bisa digarap dalam meningkat ekonomi masyarakat. Dalam menciptakan lapangan kerja, tentunya tidak semua masyarakat harus menjadi pegawai, polisi, TNI, dan lain sebagainya. Tetapi sesuai dengan potensi dan bakatnya masing-masing. Dimana pada akhirnya bersama-sama membangun Ketapang lebih maju lagi.

Panjang lebar Bupati Ketapang menguraikan rencana kedepan, termasuk juga memberikan apresiasi kepada IKBM Ketapang. Bahkan, Bupati Ketapang berharap kedepan ada gedung yang lebih besar dibangun di Ketapang sehingga bisa dimanfaatkan untuk kegiatan berbagai etnis dan seluruh elemen masyarakat. Atau, mungkin perlu tenda yang dapat menampung warga dalam kegiatan kemasyaerakatan. Salah satu lokasi yang dirancang untuk kegiatan seni budaya dan kemasyarakatan adalah samping kanan pendopo Bupati Ketapang.

Setelah memaparkan berbagai pemikiran dalam membangun Ketapang, Bupati Ketapang selanjutnya mengucapkan selamat untuk peringatan Maulid Nabi Muhamad SAW, dan sekaligus menutup kegiatan pekan seni budaya madura yang dilaksanakan belum lama ini.

Usai Bupati Ketapang menyampaikan sambutan, seterusnya Ustad Muhamad
Kudus dari Pondok Darul Fadillah ketapang memberikan tausiyah singkat. Pentingnya meningkatkan silaturahmi baik sesama iman dan sesama insan dipaparkannya.

Ia mengingatkan jangan saling menyalahkan maupun mencela pihak lain. Begitu juga pentingnya menjaga keutuhan NKRI. Sejumlah kajian bagaimana kita harus menjaga Pancasila, Kebhinekaan, Keutuhan Negara, maupun saktivitas jangan bertentangan dengan.Undang-Undang 1945.

Ia juga memaparkan beberapa kajian mengenai hubungan seiman dan hubungan saudara antar agama, termasuk menjawab salam jika salam disampaikan saudara berbeda keyakinan. Ada pendapat mengatakan hukum tidak boleh, ada pendapat lain diperbolehkan. Sekali lagi menjadi penekanan adalah pentingnya kita menjaga kerukunan antar agama ditengah kebhinekaan.

Usai disampaikan tausiyah singkat, selanjutnya ditutup dengan doa, dan dilanjutkan dengan makan bersama. Makan saling berhadap-hadapan, tujuannya untuk meningkatkan persaudaraan.(adv/dra).

Leave a Reply

Your email address will not be published.