
KETAPANGNEWS.COM – Buruknya cuaca yang mempengaruhi ketinggian gelombang di perairan kabupaten Ketapang hingga kepulauan karimata sejak sepekan terakhir, sudah memberikan dampak pada kenaikan harga ikan di pasaran.
Hal ini diakui oleh sejumlah pedagang ikan di pasar tradisional kota Ketapang yang cukup kewalahan dengan kenaikan harga sejumlah komuditas laut. Akibat tingginya ombak dan angin kencang, sehingga banyak diantara nelayan yang memutuskan untuk tidak melaut.
Adam, salah satu pedagang ikan menuturkan, kenaikan harga ikan ini sudah terjadi sejak sepekan terakhir. Namun baru terasa peningkatan hingga 100 persen sejak dua hari kemarin.
“Kenaikan harga ikan ini memang sudah lama, kira-kira seminggu, tapi baru terasa naik cukup tinggi sejak dua hari ini,” ujarnya saat di wawancarai dipasar tempatnya berjual, Sabtu (17/12).
Adam juga menjelaskan, kenaikan harga ikan ini adalah imbas dari cuaca buruk yang terjadi. Sehingga membuat sejumlah nelayan tak berani melaut dan pedagang terpaksa membeli ikan dari nelayan luar Ketapang.
“Yang saya tau dari nelayan, mereka banyak yang tak berani melaut, makanya harga mulai naik, bahkan beberapa jenis ikan hanya bisa kita dapat dari nelayan Kabupaten tetangga” jelasnya.
Berikut daftar harga ikan yang sudah mulai mengalami kenaikan harga di Ketapang. Ikan gembung naik dari 15 rb menjadi 25rb/Kg, udang naik dari 20 rb menjadi 30rb/Kg, ikan tongkol naik dari 20 rb manjadi 25/Kg, ikan kakap merah 50 ribu menjadi 55 ribu.
Kemudian, ikan selar 30 ribu menjadi 35 ribu, ikan pari 25 ribu menjadi 40 ribu, ikan tenggiri 45 ribu mnjadi 60 ribu, sotong 35 ribu menjadi 60 ribu dan ikan ansam 45 ribu menjadi 60 ribu.(absa)