Bupati Buka MTQ XXVII Tingkat Kabupaten Ketapang

tekansirinemenandakanMTQdibuka(1)
Bupati Ketapang membuka MTQ XXVII se Ketapang, menekan tombol sirine bersama forkopimda Ketapang dan panitia.

KETAPANGNEWS.COM -Setelah pengukuhan Dewan Hakim MTQ di Aula Utama Masjid Agung Al-Ikhlas, Minggu (17/12) siang. Maka, Musabaqaah Tilawatil Quran (MTQ) XXVII Tingkat Kabupaten Ketapang tahun 2017 dibuka Bupati.Ketapang, Martin Rantan SH, Minggu (17/12) malam.

MTQ XXVII Tingkat Kabupaten Ketapang ini akan digelar dari 17-21 Desember 2017, salah satu tujuannya untuk persiapan mengikuti MTQ XXVII Tingkat Propinsi Kalbar tahun 2018 di Kabupaten Mempawah.

Pembukaan MTQ yang diikuti 434 peserta dari 19 kecamatan ditandai
dengan menekan sirene bersamaan meluncurnya kembang api di Kompleks Masjid Agung Al-Ikhlas Ketapang. Terdapat penambahan dua kecamatan yang ikut MTQ XXVII tahun 2017, yaitu Kecamatan Simpang Dua dan Simpang Hulu. Dibanding MTQ XXVI tahun 2015 yang hanya diikuti 17 kecamatan. Dengan demikian dari 20 kecamatan, hanya tinggal Kecamatan Hulu Sungai yang belum mengirimkan peserta.

Dalam laporan panitia pelaksana yang disampaikan Muzihar, S.Pd.I dari Bagian Kesra Setda Ketapang selain Persiapan Pelaksanaan MTQ Tingkat Propinsi Kalbar, maka pelaksanaan MTQ tingkat Kabupaten Ketapang bertujuan juga memperdalam ilmu pada lomba yang dipertandingkan, khususnya dalam mengamalkan menghayati dan mengamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

Selanjutnya, Kepala Kantor Kementerian Agama RI Kabupaten Ketapang, Ekhsan S.Ag, MM berharap dengan MTQ tidak hanya bisa mengharumkan kafilah, tetapi juga mengharumkan Kabupaten Ketapang.

“Kami berpesan, ikutilah sebaik-sebaiknya sesuai aturan, Insya Allah apa yang kita harapkan akan membuahkan hasil yang baik,” ucapnya.

Selain itu ia juga berharap dari pelaksanaan MTQ akan melahirkan qori dan qoriah di tingkat Ketapang. Tetapi juga bisa ke tingkat nasional dan internasional. Lebih lanjut, pihak Kementerian Agama RI berharap Al-Quran tidak hanya sekedar dibaca atau ditampilkan di ruang baca.Tetapi dihayati dan diamalkan dalam kehidupan, sehingga menjadi pedoman dalam kehidupan.

Ia melanjutkan, sekiranya Al Quran dijadikan pedoman dalam kehidupan dengan dibaca, dihayati dan diamalkan maka akan menjadi magnet dan filter dalam kehidupan ditengah derasnya arus globalisasi.

“Kami bersyukur dan berbangga hati, karena kegiatan ini ada juga kaitan dengan Kementerian Agama dimana kegiatan ini didukung Pemkab dan peserta sehingga menjadi harapan kita dalam meningkat kualitas melahirkan insan dan qori-qoriah sehingga sehingga bisa berprestasi sampai tingkat nasional,” ucapnya.

Setelah Kantor Kementerian Agama Republik Indonesia menyampaikan sambutan, maka dilakukan penyerahan piala bergilir dari juara umum MTQ Tingkat Kabupaten Ketapang Tahun 2018, yaitu Kecamatan Delta Pawan ke
Bupati Ketapang. Selanjutnya dari Bupati Ketapang diserahkan kepada Ketua LPTQ Kabupaten Ketapang, H.Farhan SE, M.Si yang juga Asisten II Setda Ketapang.

Bupati Ketapang menyebutkan jika pelaksanaan MTQ yang lalu Kecamatan Delta Pawan adalah juara umum, maka mudah-mudahan pada MTQ ke XXVII masih bisa mempertahankannya. Jika tidak kebali menjadi juara umum, maka harus diikhlaskan.

Bupati Ketapang kemudian mengecek keberadaan 19 Kecamatan yang ambil bagian dalam MTQ XXVII Tingkat
Kabupaten Ketapang. Ia mengatakan untulk MTQ kedepan, kafilah dari Kecamatan harus mengirim peserta lebih banyak lagi. “Jangan takut kalah, maju saja,” tegas Martin Rantan SH, Bupati Ketapang.

Bupati menyebutkan MTQ XXVII tingkat Kabupaten Ketapang merupakan momentum strategis untuk mempererat ukhuwah Islamiyah. Ia berharap peserta menjaga nilai-nilai sesuai aturan, dan jangan menyimpang dari tujuan MTQ.

Lebih lanjut, Bupati Ketapang berharap agar Al-Quran menjadi pedoman, dihayati dan diamalkan dalam berkiprah menuju masyarakat yang adil dan makmur.melalui MTQ juga diharapkan dapat meningkatkan kemampuan masyarakat dalam membaca dan tulis Al-quran.

Dimana, nilai-nilai di Al-Quran menjadi filter sehingga tidak terpengaruh dengan arus globalisasi. Dalam pelaksanaan MTQ XXVII yang juga sebagai persiapan MTQ Tingkat Propinsi Kalbar di Mempawah. Maka dalam pelaksanaan di Mempawah nanti, sekiranya Ketapang ditunjuk sebagai tuan rumah, maka ketapang harus siap.

Lebih lanjut disampainya, dari hasil pelaksanaan MTQ tingkat Kabupaten Ketapang akan terus dievaluasi LPTQ, khususnya dalam pemusatan latihan menjelang pelaksanaan MTQ di Mempawah. Bupati Ketapang dalam MTQ propinsi Kalbar, diharapkan Kabupaten Ketapang meraih prestasi lebih baik dari sebelumnya.

“Sekali lagi saya ingatkan kembali untuk mempersiapkan diri sebaik-baiknya, terlebih lagi untuk meraih predikat terbaik jangan dilakukan dengan cara-cara yang tidak murni dan dapat menodai makna pelaksanaan MTQ,” paparnya.

Selain itu, Bupati Ketapang juga menekankan pentingnya keberadaan Dewan Hakim MTQ. Para dewan hakim turut bertanggungjawab untuk kemurnian pelaksanaan MTQ.Tugas dewan hakim tidak ringan. Karena itu, dewan hakim harus konsisten pada pedoman kehakiman.

Pada malam penutupan MTQ, Bupati ketapang akan berupaya hadir. Walaupun saat yang bersamaan ada kegiatan Munaslub Partai Golkar di Jakarta. Sesuai dengan Pesan Presiden, urusan keagamaan harus dinomor satukan.

Selain itu, Bupati Ketapang juga mengatakan akan menambahkan sedikit untuk hadiah peserta. Selain itu juga ada tambahan uang pembinaan untuk peserta termuda dan tertua. Tambahan itu merupakan sumbangan pribadi Bupati Ketapang yang akan dititipkan kepada panitia.

Setelah menyampaikan sambutannya, selanjutnya Bupati Ketapang bersama-sama Forkopimda menekan tombol sirine tanda dibukanya pelaksanaan MTQ XXVII Tahun 2017. Bunyi sirine sekaligus juga dimeriahkan kembang api, dan terangnya lokasi pembukaan MTQ. Setelah itu dilanjutkan dengan didengarkannya Qasidah kepada peserta.

Dengan dibukanya MTQ XXVII Tingkat Kabupaten Ketapang 2017 di mimbar utama pada minggu malam, maka sejumlah lomba muai diperlombakan di beberapa tempat.

Beberapa lokasi pertandingan itu diantaranya mimbar utama yang berada di Kompleks Masjid Agung Al Ikhlas ketapang. Lokasi lomba juga di Masjid Mukmin Kodim 1203 Ketapang, Surau Al Munawwarah, Ruang serba guna Masjid Al Ikhlas Ketapang, Aula sekretariat Muhamadiyah, dan SMP Muhamdiyah.(adv/dra)

Leave a Reply

Your email address will not be published.