
KETAPANGNEWS.COM—Terhadap keluhan salah satu Nelayan Desa Tempurukan, Kecamatan Muara Pawan yang menyatakan SPBN Mulya Mandiri Abadi di Desanya menjual BBM secara bebas, dibenarkan oleh Rusnadi selaku Pengelola SPBN tersebut.
“Kita memang menjual BBM kepada para nelayan serta masyarakat umum, terutama kepada warga sekitar,” kata Rusnadi kepada awak media, Jum’at (29/12).
Dikatakan Rusnadi, kebijakan itu dilakukan pihaknya guna memberikan dampak manfaat keberadaan SPBN pada masyarakat, khususnya masyarakat setempat. Terlebih, ia mengaku juga menjaga kecemburuan sosial masyarakat sekitar.
“Kalau cuma melayani nelayan bisa kita terapkan, akan tetap disana tidak semua masyarakatnya nelayan. Kaluu tidak dilayani sulit juga, sebab kita memikirkan dampaknya,” kata Rusnadi.
“Terlebih misalkan ada warga atau kios pengecer disekitar mau mengisi BBM, tapi tidak kita layani karena hanya fokus ke nelayan, maka dampaknya bisa memicu keributan. Jadi itu yang kita jaga,” timbal dia.
Menurutnya, keberadaan SPBN juga harus memberikan manfaat kepada masyarakat sekitar dan tidak hanya kepada para nelayan. Oleh karenanya, masyarakat khususnya yang mengeluhkan kondisi ini agar berpikir jernih. Sebab ini dilakukan untuk menjalin hubungan baik antar sesama.
Sementara terkait pembeli menggunakan drum, diungkapkannya sudah sesuai aturan. Diantaranya pembeli sudah memiliki izin, seperti surat rekomendasi pihak terkait. Sehingga menjadi dasar pihaknya melayani.
“Kalau ada izin, kemudian stok BBM tersedia kita kayani. Terlebih selama ini untuk kebutuhan nelayan juga terpenuhi. Kita akan berusaha melayani nelayan dan warga sekitar semaksimal mungkin” tutupnya.(absa)