
KETAPANGNEWS.COM—Kendati belum terdapat kendala dalam proses pelaksanaan tahapan Pencocokan dan Penelitian (Coklit) data pemilih menjelang Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) tahun 2018, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Ketapang terus melakukan monitoring secara berjenjang.
Ketua KPU Ketapang, Ronny Irawan mengungkapkan, proses pencoklitan oleh Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP), hingga saat ini masih menjadi fokus kerja KPU Ketapang.
“Tidak semua tahapan Pilgub dilakukan oleh KPU Kabupaten/Kota, misalnya seperti pencalonan. Oleh karenanya fokus kita saat ini yaitu Pencoklitan. Terlebih itu sudah menjadi porsi KPU Ketapang,” ungkap Ronny Irawan, Jum’at (26/1).
Ronny mengatakan, dalam proses coklit dilapangan, sampai saat ini belum terdapat kendala yang sangat mengganggu keberlangsungan tahapan. Kalaupun ada, kata dia, mungkin hanya faktor cuaca. Sementara kendala lain, pihaknya masih belum bisa memastikan, sebab masih dalam proses.
“Yang jelas kita akan terus memonitor perkembangan dilapangan secara berjenjang. Yakni dari KPU ke Pantia Pemilihan Kecamatan (PPK), PPK ke Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan seterusnya. Tujuannya memastikan bahwa proses dilapangan dapat berjalan secara efektif,” kata Ronny.
“Kalaupun ada kendala, kita juga intruksikan agar informasi-informasi terkait kendala itu segera dikoordinasikan. Supaya KPU dapat memberikan arahan atau petunjuk untuk bisa diselesaikan,” tambahnya.
Terpisah, Ketua Panwaslu Kabupaten Ketapang, Hadianto menuturkan, dalam pelaksanaan coklit, Panwaslu melalui Panitia Pengawas Lapangan (PPL) juga ikut melakukan monitoring kegiatan PPDP di lapangan.
“Sebab peranan Panwaslu sendiri dalam hal ini untuk memastikan proses Pencoklitan berjalan sesuai prosedur yang ada. Satu diantaranya adalah memastikan PPDP mendatangi calon pemilih kerumahnya,” tuturnya.
Terhadap masyarakat, ia berharap untuk ikut andil dalam mempermudah proses pencoklitan. Misalnya mempersiapkan segala sesuatu yang menjadi kebutuhan PPDP sebelum datang kerumahnya.
“Diharapkan masyarakat, terutama yang sudah memenuhi syarat pemilih agar mempersiapkan segala keperluan untuk kepentingan Coklit. Diantaranta e-KTP dan Kartu Keluaraga (KK). Sehingga proses coklit tidak berlama-lama.(absa)