
KETAPANGNEWS.COM—Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Ketapang terus mendorong Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) untuk memaksimalkan proses Pencocokan dan Penelitian (Coklit) data pemilih.
Sejauh ini, proses Coklit untuk Pemilihan Gunernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) terus berjalan hingga 18 februari 2018. Untuk 10 hari terakhir, berdasarkan pantauan KPU ada beberapa TPS yang sudah selesai.
Ketua KPU Ketapang, Ronny Irawan mengatakan, KPU tetap mendorong PPDP agar terus berupaya memaksimalkan waktu yang ada. Serta memprioritaskan penyelesaiannya sebelum akhir waktu.
“Bagi KPU, sejauh proses Coklit masih dalam rentang waktu yang disediakan, kita tetap mendorong agar PPDP berupaya memaksimalkan waktu,” kata Ronny Irawan, Seninn (5/2).
Terkait laporan PPDP di setiap Kecamatan, pihaknya dalam proses merekap laporan sementara. Terutama melihat perkembangan hasil Coklit sejauh ini. Menurutnya, untuk hasil bervariasi.
“Hasilnya di setiap wilayah, baik Kecamatan, Desa dan TPS pasti bervariatif, karena tergantung kemampuan dan kinerja PPDP dalam memaksimalkan waktu. Diatambah lagi aktivitas lain dari PPDP,” jelas Ronny.
Sementara mengenai mengenai persentase Coklit 10 hari pertama, ia mengatakan tidak memiliki patok. Hanya saja pihaknya ingin melihat progres pelaksanaannya di 10 hari pertama. Bahkan, atas laporan saat ini pihaknya belum merlihat kondisi menghawatirkan.
Namun, jika ada yang kurang, sambung dia, maka akan di suverpisi terkait apa yang menjadi kendala di lapangan. Sehingga kita bisa support dari kondisi yang mereka hadapi dilapangan.
“Jadi prinsifnya hanya sekedar memonitoring progres pekerjaan. Soal persentase di 10 hari pertama kita tidak menentukan target khusus. Hanya saja melihat perkembangannya dari proses yang berjalan,” terangnya.(absa)