
KETAPANGNEWS.COM – Dalam rangka meningkatkan keimanan dan ketaqwaan bagi pemeluk agama, diharapkan Pemerintah kepada masyarakat Tiongha mempunyai daya tahan terhadap godaan negatif yang muncul dalam era globalisasi dan era reformasi ini.
Pj Sekda Drs Heronimus Tanam ME, yang menyampaikan sambutan Bupati Martin Rantan SH, pada acara Pembukaan tarian kasih semesta lagu imlek tembang alam drama nurani tahun 2569 atau 2018 yang berlangsung di Vihara Sila Maitreya, Jalan Dr Sutomo Sabtu (24/2) mengatakan, dengan perayaan tarian kasih semesta lagu imlek tembang alam drama nurani tahun 2569 atau 2018 menunjukan bahwa masyarakat keturunan Tiongha sudah berupaya untuk meningkatkan pembauran Kepada masyarakat Kabupaten Ketapang.
Lebih lanjut dikatakan Heronimus Tanam dengan keimanan yang mendalam pada diri umat beragama maka akan timbul pada dirinya sifat untuk saling menolong dan menghargai sesamanya degan demikian stabilitas kemanan semakin mantap dan pembangunan akan berjalan dengan baik.
“ Untuk itu saya mengharapkan hendaknya umat beragama menjadi perekat utama persatuan dan kesatuan bangsa dan hendaknya dihayati sebagai bagian dari pelaksaaan nilai nilai agama, “ katanya.
Disampaikan Penjabat Sekda Heronimus Tanam, bahwa Bupati mengajak dan mengharapkan kepada masyarakat Tiongha untuk bersikap arif dan bijak sana dalam memecahkan masalah dan tantangan baru sesuai dengan perkembangan masyarakat dan bersikap lebih proaktif. Kegiatan tersebut di harapkan juga saling hormat menghormati dan saling menghargai sesama umat manusia dimuka bumi ini.
Menurut Pj Sekda terlebih lagi masyarakat Tiongha selama ini sudah membuktikan keiukutsertaanya dalam mengisi pembangunan ekonomi di Indonesia.
“ Saya berharap kepada masyarakat Tiongha berupaya eksistensinya dapat di terima oleh masyarakat dan peduli terhadap lingkungan disekitarnya,“ tutupnya.
Perayaan Imlek bersama yang dilakukan masyarakat Tiongha, dihadiri juga Dandim 1203 Ketapang Letkol Inf Riko Harynato, Kapolres Ketapang AKBP Sunario S.Ik, Pdt Edy Tamsury Ketua Walubi Vihara Sela Maitreya, tokoh lintas agama, tokoh adat dan masyarakat Tiongha yang ada di Kabupaten Ketapang.(adv/dra)