
KETAPANGNEWS.COM— Tim Gabungan Kecamatan Matan Hilir Selatan (MHS) menyepakati komitmen bersama untuk Pencegahan dan Penaggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di MHS, Kamis (2/3) di Gedung Serba Guba Bandar Laut, Desa Pesaguan Kanan.
Kesepakatan tersebut dibuat sesuai Instruksi Presiden Republik Indonesia (RI) nomor 11/2015 tentang Peningkatan Pengendalian Karhutla. Sebab itu, berbagai pihak yang tergabung dalam Tim termasuk MHS menyepakati komitmen itu.
Pasalnya, dari 11 Desa di MHS ada sembilan desa yang merupakan sasaran Program Pencegahan Karhutla Berbasis Masyarakat sebagai kerjasama antara Pemerintah Daerah (Pemda) Ketapang, Manggala Agni DAOPS Ketapang dan IJ-REDD+ Project.
Dalam kesempatan itu Camat MHS, Rahmad Rohendi menekankan, untuk kegiatan pencegahan dan penanggulangan Karhutla, perlu adanya mekanisme mobilisasi penanggulangan dan pengalokasian Dana Desa (DD) atau Alokasi Dana Desa (ADD) untuk pencegahannya.
Selain itu, kepedulian masyarakat dan pemegang konsesi seperti kebun, tambang dan kehutanan juga penting. Terutama terhadap upaya pencegahan dan partisifasi dalam mobilisasi Damkarhutla.
“Terutama perusahaan pemegang konsesi untuk memasukan program pengendalian dan pencegahan Karhutla melalui Corperate Social responsibility (CSR) mereka,” katanya.
Sementara, Kapolsek MHS, AKP Yafet Efraim Patabang menuturkan bahwa alasan utama diselenggarakannya kegiatan tersebut adalah untuk menindaklanjuti arahan ataupun perintah dari pimpinan.
“Dimana kita ketahui, ini bukan saja perintah dari Kapolda atau Pangdam. Namun juga instruksi langsung dari Presiden RI, yakni bagaimana kita menekan dan meminimalisir terjadinya Karhutla di MHS. Jadi ini kepentingan bangsa dan Negara demi kelangsungan hidup,” tutur dia.
Ia menyebutkan, di MHS sendiri ada 4 desa yang sangat rawan atau rentan terjadi Karhutla, serta menjadi perhitungkan di Kalimantan Barat (Kalbar). Desa tersebut yakni, Sungai Pelang, Sungai Besar, Sungai Bakau dan Pematang Gadung.
“Sebab itu maka sangat diperlukan kerjasama para pihak untuk mencegah dan mengendalikan Karhutla,” imbuhnya.(absa).